kedatangan Gubernur Bengkulu ke tempat Festival Tabut

PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Bertempat di lapangan Merdeka View Tower, Jl. A. Yani Kecamatan Teluk Segara Kota Bengkulu, pada Sabtu malam (31/8/2019), Festival Tabut 2019 resmi dibuka.

Festival Tabut merupakan peringatan untuk mengembalikan ingatan masyarakat Bengkulu pada masa perjuangan dan kepahlawanan serta kematian cucu Nabi Muhammad SAW, Husein bin Ali bin Abi Thalib dalam peperangan dengan pasukan Ubaidillah bin Zaid di Padang Karbakala, Irak pada 10 Muharam 61 Hijriah (681 M).

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam sabutannya mengatakan, Pemerintah Provinsi Bengkulu saat ini bersyukur, karena event ini masuk top 100 Calender Of Event (COE) di Wonderful Indonesia.

sambutan dari Gubernur

“Event budaya tabut ini tidak hanya sebatas tampilan-tampilan dengan sasaran para emak-emak. Event Festival Tabut sekarang akan diperkaya dengan tampilan dari berbagai seniman mancanegara serta tampilan dari 9 Kabupaten Kota,” ujar Rohidin Mersyah.

Selain itu, Rohidin Mersyah mengharapkan agar event ini dapat berjalan dengan baik dan lancar.

“Kita berharap semoga acara event Festival Tabut Bengkulu bisa berjalan dengan baik dan lancar,” harap Rohidin Mersyah.

Diketahui, Pembukaan Festival Tabut ini dibuka dengan penabuhan dol oleh Gubernur Bengkulu.

Setelah membuka acara Festival Tabut, Gubernur langsung melepas Keluarga Kerukunan Tabut (KKT) untuk melaksanakan proses ritual pengambilan tanah di Tapak Paderi (Makam/Keramat Bangsal) dan Pantai Nala (Makam/Keramat Imam) sebagai bentuk ritual pertama yang dilakukan KKT Bengkulu.

kelompok masyarakat yang dikenal dengan Kerukunan Keluarga Tabot (KKT) Bengkulu akan langsung melaksanakan Festival dan Ritual Tabot yang akan berlangsung selama sepuluh hari, mulai dari satu hingga sepuluh Muharam.

Gubernur bersama tamu undangan berfoto bersama

Sementara yang hadir dalam Festival Tabut ini yakni dari Menteri Pariwisata RI yang diwakili oleh Tenaga Ahli Menteri Pariwisata Indonesia Bidang Manajemen Calender Of Event (COE) Dra. Esti Reko Astuti, M.SI, Perwakilan Kemenkopolhukam, Kapolda Bengkulu Brigjend. Pol. Drs. Supratman, Danrem 041/Gamas Kol. Inf Dwi Wahyudi, anggota DPD RI perwakilan Bengkulu H. A. Kanedi, SH,MH, unsur Forkompinda Provinsi Bengkulu, Walikota dan Bupati se-Provinsi Bengkulu, unsur FKPD Kota Bengkulu, Ketua BMA Kota Bengkulu H. Effendi, MS, Ketua KKT Ir. Ahmad Syiafril Syahbudin, Tokoh Agama, Todat, Tomas dan sesepuh Provinsi Bengkulu. [Mario]