PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Kurun waktu 2 minggu terakhir yakni dari akhir Agustus hingga pertengahan September 2019, harga jual ayam potong mengalami kenaikan drastis. Saat ini harga jual ayam potong pasar mencapai Rp40 ribu perkilo dari sebelumnya yang hanya Rp30 perkilo. Diungkapkan salah satu Distributor Ayam potong di wilayah Rejang Lebong, Fauzi MPd yang juga merupakan Direktur PT Memey Tun Ite, kenaikan harga ini terjadi karena menurunnya stok ayam dari produsen atau peternak.

Kenaikan harga ini sudah mulai terjadi pada akhir Agustus. Kenaikan harga ini karena adanya pembatasan ayam yang dikeluarkan oleh produsen ataupun peternak. Sekarang ini untuk  ayam potong hidup kita jual dengan harga Rp24 ribu/kg. 1 Kg ayam hidup ini kalau sudah dibersihkan hanya mencapai 7 ons,” kata Fauzi.

Terjadinya kenaikan harga ayam di rRejan Lebong, selain adanya pembatasan ayam keluar  yang dilakukan oleh produsen maupun peternak mandiri di wilayah Lubuk Linggau Sumatra Selatan. Stok ayam di tingkat peternak lokal Rejang Lebong juga mengalami penurunan. Jika sebelumnya produksi lokal mencapai 2 ton, saat ini hanya mencapai 1,5 ton.

“Kebutuhan Ayam per hari di Rejang Lebong ini mencapai 8 ton, dimana 6 ton didatangkan dari luar Rejang Lebong, nah untuk memenuhi kuota 6 ton ini kita mengalami kendala karena peternak melakukan pembatasan jumlah ayam yang keluar, kita saja seblumnya memaasok ayam sekitar 3 ton perhari kini hanya bisa mengusi 2-2,5 ton,” pungkas Fauzi. [Julkifli Sembiring]