PedomanBengkulu.com, Mukomuko — Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mukomuko melakukan pemusnahan barang bukti Tindak Pidana Umum (Pidum) di depan Kantor Kejari Mukomuko yang kasusnya sudah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.

Kepala Kejari Mukomuko, Hendri Antoro, Selasa (10/9/2019) mengatakan setelah perkara Pidum di Putus oleh Pengadilan dan memiliki kekuatan hukum tetap, maka pihak Kejari harus melakukan pemusnahan terhadap barang bukti karena merupakan pertanggung jawaban terhadap publik dan merupakan edukasi kepada masyarakat bahwa penanganan perkara tersebut dari mulai dari penyelidikan, penuntutan dan pemusnahan barang bukti sudah dilaksanakan Kejari Mukomuko.

Sementara barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 27 perkara dengan rincian 6 perkara narkotika, 6 perkara dugaan persetubuhan, 1 perkara kehutanan, 9 perkara pencurian, 4 perkara senjata tajam, dan 1 perkara pemerasan dan semuanya telah inkracht.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan tindak lanjut dari perkara Pidum yang sudah Inkracht maka harus kita musnahkan,” kata Hendri.

Barang bukti tersebut dalam pemusnahannya dilakukan dengan berbagai cara, ada yang dimusnahkan dengan dibakar dan ada yang digerenda untuk barang bukti senjata tajam.

Pada pemusnahan barang bukti Kejari Mukomuko ini turut hadir Bupati Mukomuko Choirul Huda, Ketua DPRD sementara Ali Syaftaini, Wakapolres Mukomuko Tigor Lubis, Ketua Pengadilan Negeri Nur Kholis. [Anto]