Mantan Walikota Bengkulu Chairul Amri

PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Penyidikan kasus dugaan penjualan aset milik Pemerintahan Kota (Pemkot) Bengkulu seluas 62,9 hektar yang terletak di Perumahan Korpri Kelurahan Bentiring Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu terus bergulir di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu.

Pasalnya, penyidik terus memangil saksi untuk dimintai keterangan terkait perkara tersebut dan baru saja Mantan Walikota Bengkulu Chairul Amri dipanggil sebagai saksi oleh penyidik di Kantor Kejari Bengkulu, Jumat (6/9/2019).

Diduga Mantan Walikota Bengkulu periode 1992-1997 dan 1997-2002 tersebut kapasitasnya dipanggil sebagai saksi lantaran diduga pada pembebasan lahan Pemkot 1995 silam dirinya merupakan salah satu dari anggota tim sembilan yang di bentuk Pemkot waktu itu.

Usai keluar dari ruang pemeriksaan, saat diwawancarai Chairul Amri membenarkan bahwa dirinya dipanggil penyidik dan dimintai keterangan terkait aset Pemkot tersebut.

Chairul Amri mengungkapkan pertanyaan yang disampaikan penyidik sebatas pertanyaan awal.

“Baru ditanya awal, ini masih itu belum sampai (mendalam), masih nanya-nanya inilah,” ucap Chairul Amri sembari meninggalkan Kantor Kejari.

Diketahui, dalam kasus ini penyidik telah melakukan pemanggilan saksi kurang lebih sebanyak 26 orang antara lain Camat Muara Bangkahulu, Lurah Bentiring, Mantan Kepala BPN Kota Bengkulu dan pihak pengembang PT Tiga Putra.

Seperti dilansir sebelumnya, pada tahun 1995 silam telah dilakukan pembebasan lahan milik Pemkot seluas 63 hektar yang terletak di Perumahan Korpri Kelurahan Bentiring Kecamatan Muara Bangkahulu Kota Bengkulu oleh tim sembilan yang dibentuk Pemkot.

Kemudian dilakukan pengukuran lahan dan hasil pengukuran lahan ternyata luasnya 62,9 hektar.

Seiring berjalannya waktu, pada tahun 2015 lalu tanah tersebut diduga dijual oleh oknum tidak bertanggungjawab yang mana penjualannya dilakukan secara terpisah atau parsial yang ujungnya dibuat dalam bentuk satu Hak Guna Bangunan (HGU) dengan luas lahan kurang lebih 8 hektar. [Anto]