PedomanBengkulu.com, Bengkulu Selatan —Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bengkulu Selatan menerima pembayaran uang pengganti dan denda dari Bambang Hermanto, terpidana korupsi pengadaan lampu jalan tenaga surya pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bengkulu Selatan 2016 lalu.

Jumlah yang dibayarkan oleh terpidana tersebut sebesar Rp84.724.582 sekaligus pidana denda sebesar Rp50.000.000.

Diketahui dalam perkara ini ada lima orang terpidana satu diantaranya Bambang Hermanto tersebut.

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bengkulu Selatan Marjek Ravilo saat dikonfirmasi, Rabu (11/9/2019) mengatakan uang pengganti tersebut dibayar oleh terpidana melalui pihak keluarganya. Dengan adanya pembayaran pidana tambahan uang pengganti tersebut tim Kejaksaan Negeri Bengkulu Selatan telah berhasil memulihkan seluruh kerugian negara yang ditimbulkan dari perkara tindak pidana korupsi pengadaan lampu jalan tenaga surya pada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Bengkulu Selatan 2016 lalu.

“Baru saja kita menerima pembayaran dari salah satu terpidana. Atas pengembalian yang dilakukan terpidana kita berhasil memulihkan seluruh kerugian negara yang ditimbulkan dari perkara tindak pidana korupsi tersebut,” kata Marjek.

Dalam dugaan korupsi tersebut, kerugian yang dialami negara sebesar Rp346.874.582 berdasarkan hasil audit perhitungan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Bengkulu.

Sekedar mengingatkan, dugaan tindak pidana korupsi proyek pengadaan lampu jalan yang menjerat lima tersangka adalah pemasangan lampu jalan sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani yang dianggarkan di APBD Bengkulu Selatan tahun anggaran 2016 lalu sebesar Rp 1,3 miliar. Namun dalam realisasinya, diduga banyak penyimpangan, sehingga proyek tersebut diusut polisi. [Anto]