PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Dalam rangka mewujudkan visi dan misi dalam program Kinerja Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Universitas Ratu Samban melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) melakukan pengabdian masyarakat di Desa Serangai Kecamatan Batik Nau Bengkulu Utara.

Kegiatan tersebut ditujukan untuk membuka wawasan serta memberikan keterampilan bagi masyarakat, khususnya diberikan kepada ibu-ibu PKK.

Adapun PKM yang didanai oleh Kemenristekdikti tahun 2019 ini diketuai oleh Indra Warman, S.Pi., M.Si dan anggota Drs. Salamun, M.Si serta melibatkan beberapa dosen Edi Susilo, S.P., M.Si, dan Parwito, S.P., M.P serta mahasiswa fakultas pertanian Universitas Ratu Samban.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tersebut direspon baik oleh masyarakat setempat, khususnya ibu-ibu PKK Mekar Sari. Hal ini terlihat dari mulai terbukanya wawasan dan keterampilannya yang berkaitan dengan peningkatan mutu serta nilai jual lokan.

“Pada umunya mata pencaharian masyarakat setempat adalah nelayan. Namun, di Desa Serangai Kecamatan Batik Nau Bengkulu Utara juga memiliki hasil lokan yang cukup banyak. Sebelum adanya kegiatan yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiswa/i Universitas Ratu Samban Bengkulu Utara, umumnya hasil lokan yang didapatkan oleh masyarakat sekitar dijual segar tanpa diolah terlebih dahulu,” ungkap Parwito, Rabu (25/9/2019).

Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi para dosen dan mahasiswa untuk lebih mendorong kreativitas masyarakat dalam perwujudan pengabdian dan penerapan ilmu pengetahuan yang selama ini telah diberikan di bangku perkuliahan untuk memberikan terobosan-terobosan terbaru terkait pemanfaatan nilai tambah pada lokan sebagai objek utama yang akan dijadikan produk unggulan.

Indra Warman selaku Ketua Pelaksana PKM saat ditemui menjelaskan, lokan adalah hewan sejenis kerang yang banyak dikonsumsi masyarakat daerah pesisir. Lokan juga merupakan salah satu sumber protein hewani yang lengkap. Dimana dalam lokan mengandung semua jenis asam amino esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh dan kemampuan tubuh mencerna protein kerang adalah sekitar 85-95% .

Selain itu dalam kerang jenis ini terdapat juga kandungan vitamin larut lemak (A,D, E dan K), serta vitamin larut air (B1, B2, B6, B12, dan niasin), juga merupakan sumber utama mineral yang dibutuhkan tubuh, iodium (I), besi (Fe), seng (Zn), Selenium (Se), kalsium (Ca), Fosfor (P), kalium (K), Flour (F) yang dapat berperan sebagai antioksidan dan memperlambat penuaan.

“Kerang jenis lokan memiliki banyak manfaat untuk kesehatan, diantaranya adalah dapat mengatasi anemia, menjaga kesehatan jantung asal mengkonsumsinya tidak berlebihan, membentuk dan merawat otot serta menjaga fungsi sitem saraf terutama pada bagian otak,” jelas Indra.

Dalam hal ini, pihaknya tidak hanya dalam hal pengolahan lokan segar menjadi kreasi makanan saja, namun juga memberikan edukasi terkait pengemasan pengolahan lokan yang mampu menarik pasar dan memikat para pembeli.

“Sudah sepatutnya kita harus turut berpartisipasi dalam mendukung home industri yang benar-benar hasil alam kita sendiri dan untuk mendukung perekonomian masyarakat sekitar menjadi lebih baik pula. Semoga ini bisa terus berkembang dan mampu terus menjadi ikon khas Desa Serangai,” imbuhnya.

Adapun produk olahan lokan yang dihasilkan diantaranya adalah peyek lokan, crispy lokan, dan rendang lokan. Produk tersebut berpotensi dan mempunyai nilai jual yang cukup menjanjikan dengan metode pemasaran melalui konvensional maupun melalui media online seperti facebook, whatsapp dan lain sebagainya.[Deni Dwi Cahya]

Dokumentasi kegiatan