Pohon berbahaya ditebang

PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Pasca peristiwa tumbangnya pohon di Jalan Sukowati komplek Kantor Bupati Rejang Lebong Curup yang menyebabkan 4 korban, 2 diantaranya meninggal dunia, Dinas Lingkungan Hidup Rejang Lebong mulai melakukan penebangan dan pemangkasan Pohon yang dinilai membahayakan.

Diungkapkan Kabid Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Rejang Lebong, Leni Kurniati, penebangan pohon akan dilakukan di 15 titik diantaranya 2 titik di Jalan Sukwati dimana pohon yang akan ditebang kondisinya sudah hampir mati karena dikuliti, 3 titik disamping rumah dinas Bupati Rejang Lebong dimana pohon tetsebut kondisinya sudah mati, 2 Titik di Jalan Basuki Rahmat depan SMPN 1 Curup, 2 Titik di Pasar Kaget Kelurahan Air Putih, 2 titik di Lapangan Setia Negara, Jalan Suprapto Talang Rimbo Lama 1 titik, 2 Titik dijalan Iskandar ong serta 2 titik di depan GOR Curup.

“Pohon yang sudah kita tebang ada di Jalan Sukowati yakni 1 Mahoni karena sudah ada upaya dari masyarakat membakar pohon sehingga dikawatirkan akan tumbang, 1 pohon Dadap dan 1 Pohon Trembesi hari ini, Senin (23/9/2019) di Jalan Iskandar Ong karena sudah ada dahan yang tumbang karena angin kencang,” kata Leni.

Ditambahkan Leni, pihaknya juga sudah melakukan pendataan atas semua pohon yang ada di pinggir jalan. Jika kondisi pohon masih kuat pihaknya hanya akan melakukan tindakan pemangkasan.

“Sudah kita tandai semua pohon yang ada dipinggir  jalan. Untuk yang akan ditebang diberi tanda silang merah dan untuk yang dipangkas diberi tanda Hijau. Nah untuk yang di Sukowati kita, pohon yang masih kuat akan kita lakukan penataan saja dengan melakukan pemangkasan,” kata Leni. [Jukifli Sembiring]