Dede Frastien

Dede Frastien, WALHI Bengkulu

Pengelolaan dan Pengawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.

Berdasarkan Pasal 28 Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, 1 Pohon Besar Tumbang di Jalan Sukowati, Kecamatan Curup, merupakan bagian dari Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kabupaten Rejang Lebong seperti yang tertuang di dalam Peraturan Daerah Kabupaten Rejang Lebong Nomor 8 Tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Rejang Lebong, 1 Pohon Besar Tumbang tersebut menyebabkan 4 orang korban, di antaranya dua orang meninggal dunia.

Dalam hal ini siapa yang harus bertanggung jawab terhadap meninggalnya korban jiwa tersebut? Apabila mengacu kepada Peraturan Daerah Kabupaten Rejang Lebong Nomor 8 Tahun 2012 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Rejang Lebong tanggung jawab terhadap Pengelolaan, Pengawasan dan Pengendalian terhadap Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, sehingga dalam hal hilangnya nyawa seseorang yang bernama Erna, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terindikasi melakukan tindak pidana kelalaian seperti yang tertuang di dalam Pasal 359 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang berbunyi:

“Barang siapa karena kealpaannya menyebabkan matinya orang lain, diancam dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau kurungan paling lama satu tahun.”

Apabila ditarik dari uraian tersebut di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong lah yang harus bertanggung jawab atas tumbangnya 1 Pohon Besar di Jalan Sukowati, Kecamatan Curup yang menyebabkan  2 Orang meninggal Dunia dan 2 orang luka-luka.

Atas fakta dan peristiwa akibat kelalaian tersebut maka sangat jelas Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong dapat dituntut secara pidana maupun digugat secara perdata, sehingga apabila pihak keluarga korban merasa dirugikan atas peristiwa tersebut maka dapat meminta pertanggung jawaban ganti rugi baik materiil mapun riil kepada Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong.