PedomanBengkulu.com, Lebong – Sebagai danau terbesar di Provinsi Bengkulu, selain memberikan penghidupan bagi masyarakat sekitarnya. Selain lokasinya gampang ditemui karena berada disepanjang raya Provinsi, yang menariknya lagi keberadaan Danau seluas 5 KM ini juga berada di lereng pegunungan Bukit Barisan. Danau Tes yang terbentang luas memanjang dari Kelurahan Tes sampai Desa Kutai Donok di Kecamatan Lebong Selatan Kabupaten Lebong ini, juga menjadi sumber penerangan bagi sebagian wilayah Kabupaten di Provinsi Bengkulu, karena Danau Tes sumber air bagi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Tes.

Tentunya dengan luas sekitar 5 KM persegi, juga membuat Danau Tes memiliki banyak spot wisata yang bisa dikembangkan disepanjang pinggiran Danau Tes, yang memang masuk dalam catatan destinasi wisata Provinsi Bengkulu.

Sejumlah fasilitas dipinggiran Danau Tes memang pernah dibangun sejumlah wahana untuk dijadikan spot pariwisata dari Pemerintah Kabupaten Lebong. Namun, sepertinya memang diperlukan adanya campur tangan pihak swasta, yang kebetulan memang memiliki sejumlah lahan dipinggiran Danau Tes secara pribadi, untuk mengangkat wisata Danau Tes yang bukan hanya naik Ketek (Perahu kecil bermotor) mengingilingi Danau, tetapi perlu adanya sentuhan lain agar pesona keindahan Danau Tes bisa terekspos dengan baik.

Salah satunya adalah Watake, yang merupakan wahana liburan yang memadukan keindahan Alam Danau Tes dengan konsep Studio Alam ini, mampu menjadi daya tarik tersendiri sejumlah kekuarga untuk berlibur, bahkan Watake saat ini digandrungi para remaja yang memang selalu melirik lokasi-lokasi yang instagramable.

Nama Watake itu sendiri merupakan singkatan dari “Wisata Tepat Taukem”. Tepat Taukem atau Makam Keramat Taukem, merupakan salah satu dari sejumlah makam tetuah suku Rejang yang ada di Kabupaten Lebong. Persisnya sekitar 300 Meter dari lokasi wahana Watake itu sendiri.

Kawasan Watake mulai dibuka awal 2016, secara bertahap terus melengkapi sejumlah fasilitas. Kemudian, awal tahun 2019 mulai berbenah dan semakin menarik menjadi tempat kunjungan wisata Keluarga maupun para remaja yang hobi berfoto. Seperti yang diungkapkan salah satu pengelola Watake, Muhamad Diansyah alias Dian Udud saat dibincangi PedomanBengkulu.com
Minggu pagi (8/9/19).

“Untuk saat ini, konsep yang ditawarkan Watake, selain menjadi tempat liburan keluarga, juga menjadikan Watake sebagai spot foto yang lebih menonjolkan studio alamnya,” sampai Dian Udud.

Selain pemandangan alamnya, lanjut Dian, pihaknya melengkapi wahana Ayunan langit, Balon Udara, Sangkar Burung dan spot-spot Studio Alam lainnya. Bahkan Watake juga menjadi perpaduan destinasi wisata andrenalin, Arung Jeram, Outbound dan Camping ground.

“Selain wahana liburan keluarga, Watake juga membuka paket wisata jelajah Danau Tes dan Arung Jeram Sungai Ketahun,” singkatnya.

Dan yang lebih menarik lagi, hampir setiap pekannya, Watake sekarang menjadi lokasi hunting komunitas Fotografer. Bahkan sering juga dijadikan lokasi Foto Prewedding oleh fotografer komersil.

“Dalam kurun tiga bulan terakhir, saya sudah 4 kali bawa klien untuk pengambilan gambar Prewedding di Watake. Selain memang asri, sesuai juga dengan permintaan klien,” ungkap Sandi (30) pemilik Kata Sandi Studio Muara Aman.

Sementara itu, Hermanto (46) Warga Kota Bengkulu yang ditemui di Lokasi Watake mengatakan, mereka sekeluarga memang beribur ke Kabupaten Lebong. Dan sesuai permintaan anaknya, mereka harus singgah di Watake.

“Sebenarnya anak saya maksa kesini, katanya lihat foto teman kuliahnya di Instagram, makanya kami mampir,” kata Hermanto.

Ditambahkan Hermanto, Lokasi yang dekat jalan raya, tentunya juga menjadi alternatif tempat istirahat yang asri bagi keluarga yang memang kebetulan lewat. Baik yang hendak masuk atau keluar dari Kabupaten Lebong menuju Kabupaten Rejang Lebong.

“Lokasinya sangat strategis dipinggir jalan raya provinsi,” singkatnya. [Supriyadi]