PedomanBengkulu.com, Seluma – Perusahaan Listrik Negara(PLN) Tais, tidak main menyikapi pelanggan yang menunggak dari dua bulan sampai tiga bulan. Dua bulan terakhir PLN telah memutuskan aliran listrik sebanyak 22 pelanggan, diantaranya bulan Agustus sebanyak 14 orang dan bulan Juli lalu sebanyak 8 orang.

“Sebelum pemutusan aliran listrik tetap kita lakukan persuasif terlebih dahulu. Besar harapan, sebelum jatuh tempo sudah bisa dibayarkan,” kata Kepala PLN Tais Aang Juliansyah, Selasa (3/9/2019).

Sedangkan, terhitung bulan Agustus pelangan yang menungak dua bulan sebanyak 2.147 orang dan yang menungak 3 bulan sebanyak 122 orang ini terkhusus pada bulan Agustus. Hanya saja, pihaknya berharap pelanngan yang menunggak dapat membayar sebelum adanya pemutusan.

“Khusus pemutusan listrik ini sebelumnya sudah dilakukan pendekatan agar dilakukan pembayaran. Namun jika tidak, maka tetap akan dilakukan pemutusan,” tegas Aang.

Ditambahkannya, untuk wilayah Tais sebanyak 51 ribu pelanggan listrik. Sedangkan 32 pelanggan menggunakan meteran untuk 19 persen lainnya menggunakan listrik pulsa. Namun tetap saja, pelanggan meteran yang banyak belum melakukan kewajibannya dalam pembayaran. Pelanggan tidak lagi diharuskan menggunakan listrik pulsa, namun diberikan kebebasan untuk memilih meteran yang akan digunakan.

“Terserah dari pelanggan apakah menggunakan pasca bayar atau prabayar,” imbuhnya.[YD]