PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Acara kegiatan rapat fasilitasi penyusunan Rancangan Aksi Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) Kabupaten Kota serta Provinsi dibuka oleh Sekda Provinsi Bengkulu Nopian Andusti di Ruang Kalika II Xtra Hotel Bengkulu

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah menyampaikan RAD TPB dalam agendanya harus memberikan manfaat kepada masyarakatmasyarakat. Provinsi Bengkulu sekarang memiliki banyak tantangan dalam pembangunan yang harus segera kita selesaikan. Diantaranya Masih tingginya angka kemiskinan, masih banyak desa-desa tertinggal dan belum optimalnya pengelolaan pariwisata di Provinsi Bengkulu serta tidak kalah penting belum optimalnya pemerintahan yang baik.

“Bengkulu memiliki berbagai tantangan yang belum dioptimalkan, diantaranya tingginya angka kemiskinan, masih adanya daerah-daerah tertinggal, tempat wisata yang belum dikelola secara optimal dan belum tercapainya Pemerintah Daerah yang baik,” ucap Nopian, Kamis (12/9/2019).

“Demi mengatasi permasalahan yang ada Nopian juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menetapkan 5 program prioritas pembangunan yaitu peretasan kemiskinan dan peretasan ketertinggalan, penguatan komunitas unggulan agro maritim, pengembangan insfrastruktur strategisstrategis serta industrialisasi, transformasi birokrasi tata kelola pemerintahan Bengkulu berbasis IT dan yang terakhir yaitu visit 2020 wonderful Bengkulu.” imbuh Nopian.

Acara ini bertujuan agar Kabupaten Kota dapat memahami pentingnya RAD TPB dalam meningkatkan kualitas daerah kedepannya, kabupaten kota akan dapat menyusun RAD TPB kabupaten kota masing-masing di tahun mendatang, penyusunan laporan dalam rangka pemantauan mengamati perkembangan pencapaian dari waktu ke waktu serta melihat kemajuan pencapaian dan permasalahan yang dihadapi serta sekaligus sebagai evaluasi atas pencapaian yang telah diraih.

Diharapkan hasil dari evaluasi akan diperoleh umpan balik untuk perbaikan kedepannya sebagai inovasi bagi daerah dalam pencapaian penggunaan aplikasi sosial. Seluruh peserta kegiatan akan dilibatkan secara aktif dalam penyusunan matrik untuk memperoleh data pendukung dalam pencapaian Pembangunan Berkelanjutan.

Peserta Rapat teridiri dari 60 OPD yang terkait dengan indikator pelaksanaan kegiatan RAD TPB, dari Bapeda Kabupaten Kota, serta dari filantropi yang ada di Provinsi Bengkulu. [Mario]