PedomanBengkulu.com, Lebong – Pelaku bongkar rumah kosong yang juga merupakan residivis kambuhan BS (20) Warga Semelako III Lebong Tengah Kabupaten Lebong, berhasil diamankan setelah menjadi buronan hampir 20 bulan, berhasil dicokok Polisi sekitar Pukul 18.00 WIB Sabtu (28/9/19).

Kapolres Lebong, AKBP Ichsan Nur SIK melalui Kasat Reskrim, Iptu Andi Ahmad Bustanil didampingi Kanit Pidum Ipda Hardi Yanto Daenk, membenarkan bahwa pihaknya berhasil mengamankan BS yang juga diketahui sempat melarikan diri kedaerah Lampung.

“Ketika mendapatkan informasi BS pulang kampung, kita langsung menangkap pelaku di kediamannya,” ungkap kanit Pidum yang akrab dipanggil Daenk.

Dijelaskan Daenk, pelaku BS tercatat sudah banyak aksi pencurian yang dilakukan seorang diri di sejumlah lokasi. Bahkan, bisa dikategorikan residivis kambuhan, karena sudah berulang kali keluar dari lapas dengan kasus serupa.

Untuk kasus yang membuat BS DPO dalam perkara membobol rumah milik Junaidi (30) warga Desa Tabeak Belau II Kecamatan Pelabai Kabupaten Lebong pada tanggal 18 Januari 2018 lalu.

Ditambahkannya, pada saat kejadian, korban tidak ada di rumah. Lalu setelah korban pulang ke rumah sekitar pukul 13.30 WiB, korban melihat pintu belakang sudah terbuka. Kemudian memeriksa pintu yang terbuka, yang ternyata ada bekas congkelan dengan linggis.

“Dimana dalam laporan korban ia telah kehilangan, 1 kaleng beras, 3 tabung gas, 1 set receiver parabola, dan 1 ekor burung kacer,” bebernya.

Atas kejadian tersebut, lanjut Daenk, korban mengalami kerugian hampir sepuluh juta. Dan sudah melaporkan ke polisi. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata pelaku melarikan diri ke Provinsi Lampung.

“Atas perbuatannya, BS dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara,” tegasnya. [Supriyadi]