PedomanBengkulu.com, Seluma –  Sekolah Sepak Bola (SSB) Usia Usia 15 Kabupaten Seluma yang mewakili Provinsi Bengkulu dalam ajang Kejuaraan Nasional FOSSBI Kemenpora di Jaka Baring Palembang Sumatera Selatan. Karena Tak ada uang 23 peserta SSB ini terdampar di rumah warga di Kota Palembang Sumatra Selatan.

“Saya kecewa, di sana ada cucu saya. Mereka telantar tidak ada uang lagi dan tinggal di rumah famili kami di Palembang, makan saja kurang, sampai Sekcam Camat Seluma Timur yang mana cucunya ikut oada SSB U 15, Junaidi, Jumat (13/9/ 2019).

Sampai Junaidi, Keberangkatan mereka ke Palembang tersebut menggunakan kendaraan Bus Satpol PP. Namun sesampainya di Palembang Bus tersebut rusak, sehingga mereka harus melanjutkan dengan menyewa kendaraan lain, dengan biaya pribadi. Karena tidak ada tempat tinggal cucu saya tersebut kerumah famili. Namun, melihat teman-temannya juga tidak ada tempat tinggal sehingga 23 SSB ikut tinggal dirumah familinya.

“Awalnya cuman cucu saya bersama temannya bertiga yang pergi kerumah famili disana. Namun, tidak tega kawan-kawannya tidak ada tempat tinggal sehingga dibawa juga kesana. Sudah 3 hari mereka disana, makan ditanggung famili karena mereka tidak punya uang lagi, padahal mereka bayar 600 ribu perorang, “ujar Junaidi.

Sementara itu Kabid Pemuda dan Olahraga Disparpora Seluma, mengatakan, sangat miris atas kejadian telantarnya SSB U15 Kabupaten Seluma yang mewakili provinsi Bengkulu di Jaka Baring. Menurutnya, SSB U 15 ini tidak melaksanakan seleksi ataupun kejuaraan namun pada kejuaraan nasional FOSSBI di jaka baring U15 dipertandingkan sehingga sampai saat ini saya belum mendapatkan kejelasan kenapa SSB Seluma diutus sebagai wakil provinsi bengkulu tanpa ada seleksi atau kejuaraan SSB tingkat provinsi U15.

“Terhadap apa yang terjadi pada saat ini pada anak SSB U15 sangat disayangkan oleh kami Pemerintah dan KONI atas manajemen SSB yng tidak siap mengikuti event tersebut, harusnya apabila belum mampu secara finansial untuk ikut kejuaraan baiknya tidak dilaksanakan, karna ini menyangkut nama baik daerah kita Kabupaten Seluma,”ujar Herman.

Ditambahkanya, pihaknya telah menghubungi Ketua SSB U 15, katanya saati ini anak-anak sudah di bawa pulang ke Bengkulu, dan gagal ikut pertandingan.

“Kimi Pemda Seluma terkhusus disparpora tidak mengetahui, keberangkatan mereka tersebut melalui jalur apa, tiba-tiba sudah siap berangkat, namun tetap kita sarankan kalau tidak memungkinan kenapa harus berangkat jangan memkasakan diri, “jelas Herman.[YD]