PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu bidang intelejen terus gencar melaksanakan kegiatan Pembinaan Masyarakat Taat Hukum (Binmatkum). Binmatkum keempat kalinya yang di komandoi Asisten Inteljen (Asintel) Pramono Mulyo ini, menyasar para mahasiswa Universitas Dehasen dengan mengusung tema ‘Pencegahan Penggunaan Narkoba di Kalangan Remaja’ di Gedung Aula, Universitas Dehasen, Rabu (16/10/2019).

Asisten Intelijen Kejati Bengkulu Pramono Mulyo mengatakan disasarnya generasi muda ini karena mengingat sekarang ini telah banyak generasi penerus bangsa yang rusak akibat narkoba sehingga mereka harus diberikan pemahaman-pemahaman agar tidak terjerumus dalam dunia hitam, salah satunya cara memberikan pemahaman yaitu melalui bimbingan soal kesadaran hukum yang sekarang ini menjadi program dari Kejati Bengkulu bidang inteljen.

“Ini adalah program dari penerintah pusat yang harus kita terapkan. Dalam rangka upaya kita membangun Sumberdaya Manusia (SDM) yang unggul dan berkualitas,” kata Pramono.

Pramono menjelaskan, Binmatkum kali ini merupakan kerjasama Kejati Bengkulu dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bengkulu. Sasaran dari Binmatkum tidak hanya kalangan mahasiswa saja tetapi juga para pelajar dan masyarakat. Program Kejati Bengkulu tersebut diharapkan mampu memberikan pencerahan kepada kaula muda dan masyarakat agar taat hukum dan tidak melanggar hukum maupun norma agama.

“Kami menunggu partisipasi dari semua sekolah dan Perguruan tinggi yang ada di Provinsi Bengkulu untuk mengenal hukum sedini mungkin. Kenali hukum jauhi perbuatan melawan hukum,” jelas Pramono.

Diketahui Binmatkum Kejati Bengkulu tersebut di ikuti sekitar 200 lebih mahasiswa Universitas Daehasen Kota Bengkulu dan mereka tampak antusias. Binmatkum seperti ini memang sangat penting dilakukan karena dampaknya sangat positif bagi generasi muda maupun masyarakat Bengkulu. [Anto]