Ilustrasi

PedomanBengkulu.com, Lebong – Seorang Kakek berusia 53 Tahun tega mencabuli cucu kandungnya sendiri, yang saat ini masih berusia 16 tahun. Kejadian pencabulan yang diduga oleh Kakek Kandung ini langsung menggemparkan masyarakat, karena sejatinya seorang kakek kandung ikut menjaga, namun malah memangsa cucunya sendiri.

Bahkan kejadian pencabulan yang sudah dua kali dilakukan sang kakek, dibongkar sendiri oleh cucunya kepada Polsek Lebong Selatan. Hal itu dibenarkan Kapolsek Lebong Selatan, Iptu L Naibaho SH saat dikonfirmasi PedomanBengkulu.com Selasa sore (29/10/19).

“Benar telah datang melapor ke Polsek Lebong Selatan, seorang pelajar berusia 16 tahun yang melaporkan kakek kandungnya sendiri berinisial AT (53) dengan Nomor : LP / B – 252 / X / 2019 / Bengkulu / Sek lebong selatan tanggal 28 Oktober 2019 Untuk tersangka AT sudah ditahan dan saat masih dalam proses pemeriksaan,” sampai Naibaho.

Berdasarkan keterangan korban, lanjut Naibaho, kejadian menimpanya dilakukan sekitar bulan Juni 2019. Disaat korban sedang tidur di kamar, merasa ada yang memegang bagian celana saya kemudian saya terbangun dan terkejut melihat AT sudah berada disampingnya. Korban sempat menyuruh pelaku keluar, tetapi kakek seperti kesurupan memaksa dan menarik celana korban. Dikarenakan kalah tenaga, Kakek AT langsung menyetubuhi korban.

“Dua Minggu kemudian, Kakek AT kembali memaksa untuk melayani bagusnya,” jelas Naibaho.

Ditambahkan Naibaho, untuk pelaku akan dikenakan pidana pencabulan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 ayat 1 dan 3 Undang undang 17 tahun 2016 tentang penetapan perpu 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

“Karena pelaku melakukan tindak pidana dengan kekerasan atau ancaman kekerasan, tipu muslihat, serangkaian kebohongan, memaksa atau membujuk anak di bawah umur melakukan persetubuhan dan atau pencabulan yang dilakukan oleh orangtua, wali, orang-orang yang mempunyai hubungan keluarga,” tegasnya.

Terkait informasi bahwa sebelumnya Korban pernah mengalami pencabulan serupa oleh Ayah tirinya, hal itu tidak dibantah Kapolsek Naibaho.

“Memang ada pengakuan bahwa dulu korban juga pernah dicabuli Ayah Tirinya saat tinggal di Kota Palembang,” tutupnya. [Supriyadi]