Kepala Inspektorat RL Zulkarnain Harahap

PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Kepala Inspektorat Kabupaten Rejang Lebong AS mengungkapkan Pemda Rejang tidak akan memberikan bantuan hukum karena tindakan yang diakukan THW (35) salah seorang PNS dengan jabatan Kasi disalah satu Dinas di Lingkungan Pemda Rejang Lebong dan AW (30) juga PNS di Dinas yang sama merupakan tindakan pribadai.

“Yang mereka lakukan ini sudah mencoreng nama korps dan tindakan tersebut tidak ada sangkutpautnya dengan ke Dinasan maupun jabatan. Makanya tidak ada bantuan hukum,” kata Zulkarnain, Jumat (4/10/2019).

Baca: ASN Terlibat Narkoba, Wabup: Kita Serahkan Pada Proses Hukum  

Zulkarnain juga menambahkan, kedua ASN tersebut dinilai sudah melakukan pelanggatan sedang. Terkait gaji mereka, inspektorat masih menunggu status keduanya.

“Kita tidak bisa serta merta meberikan sanksi namun terlebih dahulu kita pertanyakan status mereka ke penyidik Polres melalu atasanya. Kalau sudah ditetapkan sebagai tersangka maka akan dikenakan pemotongan gaji sesuai dengan aturan yang berlaku kepada ASN,” pungkas Zulkarnain.

Baca juga: Tiga ASN Kedapatan Gunakan Narkoba

Sebelumnya Jajaran Sat Narkoba Polres Rejang Lebong kembali berhasil menangkap pelaku penyalah gunaan narkotika. Kali ini dua PNS dilingkungan Pemda Rejang Lebong yakni THW (35) salah seorang PNS dengan jabatan Kasi disalah satu Dinas dilingkungan Pemda Rejang Lebong dan AW (30) juga PNS di Dinas yang sama diamankan bersama tiga orang lainya yakni  AL (35) warga Desa Talang Belitar Kecamatan Sindang Dataran, AD (30) warga Desa Taang Belitar Kecamatan Sindang Dataran dan AH (56) warga Kelurahan Timbul Rejo kecamatan Curup.

Diungkapkan Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika SIk melalui Kasat Narkoba Iptu Edy Suprianto SE, penangkapan kelima pengguna narkoba ini dilakukan pada hari Sabtu (29/9/2019) sekitar pukul 24.00 Wib di rumah tersangka THW.

Baca ini: Dua ASN dan Rekannya Ditangkap Usai Pesta Sabu

“Penagkapan ke lima tersangka ini berawal dari informasi masyaraka bahwa disalah satu rumah warga di jalan Bayangkara Kelurahan Adirejo ada teransaksi narkoba. Mendapat informasi ini kita langsung bergerak menuju lokasi, awalnya kita mengamankan THW di halaman rumahnya, ia hendak melakukan transaksi jual beli narkoba pada saat kita amankan dari saku THW ini kita dapati 1 paket sabu, selanjutnya kita hendak melakuka penggeledahan kedalam rumah, 3 tersangka lainnya yakni AW, AL dan AD membuka pintu dan hendak keluar dari dalam rumah usai mengkonsumsi sabu. Kita meminta mereka kembali masuk ke dalam rumah. Pada saat dilakukan pengeledahan didalam rumah THw ini kita kembali menemukan 4 paket sabu yang terbungkus plastik,” kata Kasat. [Julkifli Sembiring]