PedomanBengkulu.com, Seluma – Enam kontraktor yang mengerjakan proyek milik Dinas PUPR Kabupaten Seluma, diketahui belum membayarkan kerugian negara, ke Kejaksaan Negeri Seluma senilai total Rp. 344 juta.

Diketahui 6 perusahaan tersebut, menerima kelebihan pembayaran proyek tahun 2018 lalu dan menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan.

Kasi intel Kejaksaan Negeri Seluma, Citra Apriadi menyebutkan, pihaknya menargetkan uang negara tersebut bisa segera dilunasi.

“Sampai saat ini belum ada pengembalian, dan kami tunggu sampai akhir tahun” jelas Citra Apriadi.

Kejari Seluma memiliki kewenangan untuk menagih hasil temuan BPK ke kontraktor, berdasarkan kuasa khusus dari Dinas PUPR Kabupaten Seluma.

Adapun jumlah kerugian negara yang berhasil sudah dikembalikan 4 kontraktor, berjumlah total Rp. 756 juta, dari total Rp. 1,1 Miliar. [IT2006]