PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dampaknya merambah ke Provinsi Bengkulu. Pasalnya, akibat Karhutla tersebut sejumlah Daerah di Provinsi Bengkulu ikut terselimuti kabut asap dari Karhutla di Sumsel.

Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Provinsi Bengkulu
Rahayu Mailansari saat diwawancarai di Kantor BMKG, Selasa (15/10/2019) mengatakan ada enam titik wilayah di Provinsi Bengkulu yang terdampak asap akibat Karhutla di Sumsel diantaranya, Kabupaten Lebong, Kabupaten Rejang Lebong, Kabupaten Kepahiang, Kabupaten Bengkulu Tengah, dan Kota Bengkulu.

Merambahnya kabut asap tersebut dikarenakan angin dari Tenggara mengarah ke arah Barat Laut.

“Sementara ini, untuk seberapa parahnya kita belum bisa kita pastikan, tapi sejumlah wilayah tersebut terkena dampak kabut asap Karhutla di Sumsel,” ucap Rahayu.

Rahayu mengungkapkan, kabut asap tipis yang menyelimuti sejumlah wilayah tersebut sudah berlangsung dua hari. Kondisi tersebut untuk saat ini tidak menghalangi penerbangan pesawat karena tidak ada pengurangan pada jumlah penerbangan di Provinsi Bengkulu.

“Kondisi seperti ini untuk berapa lamanya tergantung dengan arah angin dan Karhutla di Sumsel bagaimana,” kata Rahayu.

Rahayu menyampaikan, kabut asap tersebut kemungkinan masih bisa menyebar di beberapa wilayah Provinsi Bengkulu lainnya seperti Kabupaten Muko Muko dan Kabupaten Bengkulu Utara.

“Untuk Oktober, November, Desember, itu termasuk musim hujan dan hujan akan berpengaruh terhadap kabut asap karena asap akan terkena air hujan,” jelas Rahayu. [Anto]