PedomanBengkulu.com, Lebong – Kendati pun sampai saat ini belum ada kejelasan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Lebong 2020, antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Pemkab Lebong. KPU Lebong tetap melaksanakan tahapan Pilkada Lebong yakni penetapan jumlah dan sebaran dukungan minimal untuk Cabup dan Cawabup Lebong dari jalur perseorangan,yang dilaksanakan di Aula KPU Lebong Sabtu (26/10/2019).

Bagi Kandidat calon independen mininal harus mengantongi 7.723 dukungan KTP masyarakat Lebong. Kemudian untuk sebaran dukungannya di 7 kecamatan dari total 12 Kecamatan yang ada di Kabupaten Lebong.

“Sesuai PKPU 15 Tahun 2019, hari ini adalah jadwal penetapan untuk syarat dukungan calon perseorangan,” ungkap Komisioner KPU Lebong yang membidangi Divisi Teknis Penyelenggaraan, Yoksi Setiawan S.Sos kepada PedomanBengkulu.com Sabtu siang (26/10/19).

Penetapan syarat dukungan bagi calon perseorangan atau independen berdasarkan rekapitulasi DPT Pemilu terakhir. Sedangkan DPT untuk Pemilu 2019 Kabupaten Lebong sebanyak 77.225 orang, diantaranya 39.268 laki-laki dan 37.957 perempuan.

“Setelah dilakukan pembagian dengan pembulatan, maka untuk syarat Independen harus kantongi minimal 7.723 dukungan. Sesuai dengan PKPU 3 Tahun 2017, syarat dukungannya minimal 10 persen,” beber Yoki.

Untuk diketahui, pengumuman secara resmi untuk Cabup dan Cawabup, akan dilaksanakan 25 November mendatang. Nantinya, KPU Lebong akan memberi waktu bagi yang ingin mendaftar lewat jalur perseorangan untuk memasukkan syarat dukungan itu sampai 5 Maret 2020 mendatang. [Supriyadi]