PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkulu kembali mengusulkan pemanfaatan barang bukti rampasan tindak pidana ke Kementrian Keuangan untuk digunakan sebagai kebutuhan kantor agar pelayanan yang diberikan kepada masyarakat lebih optimal.

Kepala Kejari Bengkulu Emilwan Ridwan, SH.MH saat diwawancarai, Kamis (17/10/2019) mengatakan, pengusulan pemanfaatan barang bukti tersebut merupakan yang keduakalinya. Sebelumnya pengajuan pemanfaatan barang bukti kendaraan hasil sitaan tindak pidana umum telah diakomodir kementrian keuangan yaitu empat unit kendaraan roda empat dan empat unit kendaraan roda dua. Sedangka untuk pengusulan yang sekarang ini yaitu satu unit kendaraan roda empat dan lima unit kendaraan sepeda motor, yang secara cepat telah disetujui oleh kementrian keuangan melalui Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bengkulu.

“Ada usulan pemanfaatan dan alhamdulillah disetujui dan ini merupakan yang keduakalinya dalam periode yang sangat singkat ini,” kata Emilwan.

Pemanfaatan barang bukti tersebut tentunya sangat mendukung dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kejaksaan di beberapa kegiatan. Selain itu, melalui pemanfaatan barang bukti ini Kejari Bengkulu tidak lagi membebani negara dalam artian tidak lagi tergantung dengan pengajuan barang kendaraan milik negara kepada pimpinan.

“Jika itu bisa kita manfaatkan tidak ada salahnya dan setidaknya kita tidak tergantung kepada pimpinan untuk barang kendaraan milik negara dan tentunya akan meringankan beban negara,” jelas Emilwan. [Anto]