PedomanBengkulu.com, Bengkulu Utara – Di tengah-tengah harga pupuk yang semakin mahal, seorang pemuda Desa Bumi Harjo Kecamatan Pinang Raya Kabupaten Bengkulu Utara bernama Tri Sugeng Surahmat memanfaatkan air seni Sapi sebagai pupuk organik pengganti pupuk kimia.

Urine sapi sangat berpotesi digunakan sebagai pupuk organik cair. Ternyata selain berfungsi sebagai pupuk cair juga berfungsi sebagai ZPT (zat pengatur tumbuh) bagi tanaman.

“Bayangkan saja apabila mempunyai dua ekor sapi, maka dalam sehari dapat menghasilkan urine sapi sebanyak 30 liter urine, karena dari satu ekor sapi dewasa bisa menghasilkan urine 15 liter per hari. Belum lagi di peternakan sapi yang memiliki sapi dalam jumlah yang besar di atas 10 ekor,” ujarnya.

Dilansir dari beberapa artikel urin sapi memiliki kandungan unsur kimia yang lebih banyak dari kotoran sapi padat. Tetapi pada urine sapi kadar airnya lebih banyak dan kandungan amoniak sangat tinggi yang harus dihilangkan dulu sebelum diaplikasi pada tanaman. Apabila kandungan amoniak tinggi pada urine sapi ini masih ada, maka tidak bisa digunakan sebagai pupuk. Kalau diaplikasi pada tanaman hasilnya bukannya menyuburkan, namun dapat membunuh tanaman tersebut.

Untuk membuat Pupuk Organik Cair (POC) dari urine sapi ini sangat mudah. Terlebih dahulu kita siapkan alat dan bahan yang akan kita gunakan yaitu, siapkan jerigen plastik, urin yang bersih dari kotoran, untuk mempermudah menampung air seni supaya bersih usahakan kandang sapi berlantaikan semen dan dibuat aliran air seni sapi ke penampungan. Di atas penampungan diberi saringan supaya kotoran seperti feses sapi tidak ikut masuk ke dalam penampungan. Selain itu siapkan pupuk NPK.

Selanjutnya kita mulai pembuatan Pupuk Organik Cair (POC).

  1. Pertama kita masukkan urine sapi kedalam gerijen plastik.
  2. Kemudian masukkan pupuk NPK kurang lebih 2 sendok makan untuk 1 gerigen 5 liter.
  3. Setelah itu diamkan kurang lebih 2 Minggu supaya kandungan amoniak ya hilang.

Jika Pupuk Organik Cair (POC) sudah jadi maka siap digunakan. Untuk dosisnya biasanya Sugeng menggunakan 10 liter POC untuk 1 pohon sawit.

“Selamat mencoba dan semoga bermanfaat,” tutupnya.[Sugeng]