PedomanBengkulu.com, Seluma – Peran guru honorer sangat membantu dalam pelaksanaan pendidikan di Kabupaten Seluma, khususnya saat semakin berkurangnya tenaga guru bestatus PNS karena pensiun. Dinas Pendidikan Kabupaten Seluma mencatat, sedikitnya terdapat 750 orang guru yang bertugas di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Sekolah Dasar (SD) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Sayangnya upah yang diterima para guru honorer saat ini sangat rendah. Kepala Sub Bagian (Kasubbag) Umum dan Kepegawaian Dispendik Kabupaten Seluma, Zaiyadi Abdillah mengatakan, besaran gaji guru honorer saat ini tidak sampai UMR.

“Besarannya berbeda-beda, mulai dari Rp 250 ribu, hingga Rp 300 ribu, tergantung kemampuan sekolahnya,” jelas Zaiyadi.

Adapun upah guru honorer di Seluma saat ini dibayar oleh sekolah, yakni melalui dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk SD dan SMP. Sedangkan untuk setingkat PAUD, dianggarkan melalui Dana Desa (DD), ataupun dari iuran wali murid.

Untuk meningkatkan upah guru honorer, salah satu langkahnya bisa dibayarkan menggunakan anggaran Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA), seperti yang sudah diterapkan di daerah lain. Namun Pemerintah Kabupaten Seluma belum bisa memberikan dana BOSDA karena kondisi keuangan daerah belum mampu mengucurkannya.

Kendati demikian, Zaiyadi mengatakan pihaknya akan berusaha meminta bantuan atau solusi dari pemerintah pusat, untuk menambah upah tenaga pendidik tersebut.

“Kami akan tetap berusaha dengan mencari tahu program ke pusat, guna meningkatkan honor untuk guru honorer” jelas Zaiyadi. [IT2006]