Tampak Pasangan diduga kumpul kebo dan sejumlah pemandu lagu diangkut Satpol PP

PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong- Satuan Pamong Praja Kabupaten Rejang Lebong mengamankan dua laki laki dan 1 perempuan remaja yakni DM (19), Pu (19) dan Ri (19) mereka ini diduga melakukan kumpul kebo.

Selain itu satpol PP juga mengamankan enam wanita yang  diduga Pemandu Lagu (PL) di kawasan Danau Talang Kering Kecamatan Curup Utara. Wanita yang diduga PL ini yakni NP (21) warga Kelurahan Sidorejo Kecamatan Curup Tengah, Kemudian RN (31) dan TH (33) warga Kelurahan Jalan Baru Kecamatan Curup, KR (22) warga Kelurahan Kepala Siring Kecamatan Curup Tengah, HA (20) warga Desa Taba Mulan Kecamatan Merigi Kabupaten Kepahiang dan NI (21) warga Kelruahan Talang Ulu Kecamatan Curup Timur.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rejang Lebong, Rahman Yuzir SE didampingi Kasi Ops Taslim mengungkapkan kegiatan operasi yustisi yang mereka laksanakan Jumat malam dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban di Rejang Lebong serta mengantisipasi penyakit masyarakat (Pekat).

“Kita mengamankan 3 remaja 1 wanita dan 2 laki-laki karena hingga pukul 23:00 WIB mereka berada dalam 1 rumah bedeng, dugaan kita mereka ini kumpul kebo. Sedangkan 6 wanita yang kita amankan di lokasi karaoke ada yang sedang menemani tamu dan ada yang tengah duduk duduk. Mereka ini pada saat diamankan tidak bisa menunjukan identitas diri,” ujar Rahman.

Ditambahkan Rahman, target dari operasi yustisia yang dilakukan Satpol PP tersebut untuk menciptakan keamanan dan mencegah terjadinya prostitusi terselubung  di Rejang Lebong khususnya di Kawasan Kota Curup. Sasaran dari kegiatan tersebut adalah rumah-rumah bedengan yang diduga sebagai tempat prostitusi terselubung, penginapan hingga tempat-tempat hiburan malam di Kabupaten Rejang Lebong.

“Dari razia yang kita lakukan ada beberapa orang yang kita bawa keKantor Satpol PP dan ada juga yang langsung kita lakukan pembinaan dilokasi kegiatan yang kita lakukan malam ini (Jumat malam) merupakan upaya kita mengurangi atau mengantisipasi penyakit masarakat dalam rangkayustisi,” terang Rahman Yuzir.

Rahman juga mengatakan, khusus untuk yang dibawa ke Kantor Satpol PP Rejang Lebong yang ada di Jalan Sukowati Curup adalah mereka yang tidak membawa KTP, untuk dilakukan pendataan. Setelah dilakukan pendataan dan mereka dijemput pihak keluarga sembari membawakan KTP mereka yang tertinggal. Setelah dilakukan pendataan dan pembinaan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Satpol PP Rejang Lebong, kemudian mereka yang diamankan dipulangkan kembali ke keluarga mereka. [Julkifli Sembiring]