PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Wacana pemerintah melalui kementerian perdagangan, untuk melarang penggunaan minyak goreng curah sudah dibatalkan. Akan tetapi masyarakat tetap diimbau untuk menggunakan minyak goreng kemasan, dengan alasan kualitas. Selain itu jika tetap dijual minyak goreng curah harus menggunakan khusus, tidak hanya kantong plastik biasa.

Sementara itu, Dinas Perindag Kabupaten Seluma, mengimbau para pedagang untuk tidak lagi menjual minyak goreng curah.

“Pedagang sudah diimbau untuk tidak lagi (menjual minyak goreng curah),” jelas Kadisperindag Kabupaten Seluma Mulyadi.

Imbauan tersebut telah disampaikan ke warung, dan toko kelontong di Kabupaten Seluma.

Adapun sejumlah toko kelontong di pusat kota Tais masih menjual minyak goreng curah. Pedagang mengaku peminat minyak goreng curah masih tinggi.

Sementara itu sejumlah pedagang gorengan dan makanan lainnya, sudah mulai beralih ke minyak goreng kemasan.

“Sejak ada berita (pelarangan minyak goreng curah) memang sudah tidak pakai lagi,” ujar pedagang batagor, Asep. [IT2006]