PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Dalam rangka menyemarakkan bulan bahasa, Himpunan Mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia (HMPS TB Indo) Fakultas Tarbiyah dan Tadris Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Bengkulu menyelenggarakan seminar nasional dengan tema “Eksistensi Bahasa dan Sastra di Era Revolusi 4.0”, Rabu (30/10), digelar di Gedung Serba Guna (GSG) Kampus IAIN Bengkulu, acara seminar nasional ini mendatangkan dua narasumber, yakni Emong Soewandi selaku sastrawan Bengkulu dan Sandra Hidayat selaku Duta Bahasa Nasional.

Dekan FTT IAIN Bengkulu, Dr. Zubaedi M.Ag M.Pd, dalam sambutannya mengemukakan bahwa Bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi utama, selain untuk berkomunikasi juga untuk membuat suatu karya sastra. Untuk itu diperlukan pengetahuan terkait penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Seminar nasional ini sebagai bentuk upaya pengembangan pembelajaran bahasa dan peningkatan kreativitas mahasiswa untuk menghasilkan berbagai karya sastra,” tutur Zubaedi, Rabu (30/10).

Lebih lanjut disampaikannya, acara ini juga akan diisi dengan pentas seni serta penampilan musikalisasi puisi yang akan dibawakan oleh mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Indonesia.

Di lain sisi, Ritanto Ilahi selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa kegiatan seminar ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memperingati semarak bulan bahasa yang nantinya akan dilanjutkan dengan pelaksanaan 10 macam perlombaan.

“Kegiatan seminar ini sekaligus pembuka acara kegiatan semarak bulan bahasa yang kemudian akan dilanjutkan dengan berbagai macam lomba, dilaksanakan dari 31 Oktober hingga 10 November 2019 mendatang, dan akan diikuti sebanyak 400 peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari tingkat Sekolah Dasar sampai dengan kategori umum,” kata Ritanto. [Nurhas]