PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Program KKBPK mempunyai tiga program pokok, yaitu Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga. Demikian disampaikan oleh Kepala Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bengkulu, Busmar Edisyaf SP MM, saat memberikan sambutan dalam acara Advokasi program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) bersama Organisasi Profesi Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Kamis (25/10), bertempat di The Madeline Hotel.

“Tanpa membangun kemitraan dengan berbagai pihak. BKKBN tidak akan bisa berbuat banyak dan tidak berarti apa-apa. Karena kewenangan dan keahlian yang dimiliki BKKBN terbatas. Olehnya bantuan dari IBI sangat dibutuhkan dalam menyukseskan program KKBPK ini,” ujar Busmar.

Lebih lanjut dirinya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan komitmen dukungan dari mitra kerja dalam pembangunan program KKBPK di Provinsi Bengkulu.

“Kami berharap hasil dari Advokasi hari ini bisa meningkatkan capaian Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga khususnya di Provinsi Bengkulu. Tak lupa kami ucapkan terima kasih atas partisipasi lBI atas sumbangsih, pengabdian dan kerjasama selama ini, ucap Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu.

Dikesempatan yang sama, Sekjen IBI Pusat, Dr. Ade Jubaedah, menyatakan Bidan memiliki peran penting dalam mengawal kesehatan maternal neonatal.

“Antara IBI dan BKKBN sudah tidak diragukan lagi kemitraannya. Mari sama-sama kita ikuti kegiatan yang bermakna ini untuk menciftakan dan membangun SDM unggul dan berkualitas sebagai bentuk kontribusi menyiapkan Indonesia yang maju,” ajak Sekjen IBI sembari mengakhiri Sambutannya.

Diketahui, kegiatan Advokasi ini diikuti oleh 100 peserta dan bentuk kegiatan berupa diskusi materi yang disertai tanya jawab atau audiensi kepada narasumber. [Nurhas]