Ahmad Ropik

PedomanBengkulu.com, Lebong – Rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) terkait pengajuan uji kompetensi Pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Lebong sudah diterima Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Lebong. Mengingat hal tersebut, seluruh pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Lebong harus bersiap-siap untuk menunjukkan kualitasnya, apakah masih layak dipertahankan atau digeser karena dinilai belum memiliki kompetensi yang bagus.

Seperti yang diungkapkan Kepala BKPSDM Lebong H Guntur melalui Kabid Mutasi dan Pengadaan, Ahmad Ropik saat dikonfirmasi PedomanBengkulu.com, Selasa siang (8/10/19).

“Rekomendasi KASN untuk uji kompetensi Pejabat eselon II sudah keluar akhir September 2019 lalu,” ucap Ropik.

Ditambahkan Ropik, setelah rekomendasi KASN turun, saat ini sudah mengajukan tim panitia seleksi (Pansel) uji kompetensi. Pertama dari Gubernur Bengkulu dan Rektor Universitas Bengkulu (Unib).

“Kalau sekarang kita menunggu persetujuan dari Gubernur dan rektor Unib. Karena lima orang dari tim pansel Uji kompetensi melibatkan dua orang dari Unib dan satu orang dari Pemprov, sisanya dua orang Pemkab Lebong,” bebernya.

Pelaksanaan uji kompentensi pejabat, lanjut Ropik, dilaksanakan sesuai dengan PP nomor 11 tentang 2017 tentang Manajemen ASN. Selain itu, kegiatan uji kompetensi ini juga untuk melihat kelayakan pejabat bersangkutan dalam OPD yang selama ini dipimpinnya.

“Jadi jelas uji kompetensi sudah ada aturannya,” pungkasnya.[Supriyadi]