Pedomanbengkulu.com, Seluma – Umbut atau bagian inti di batang pohon merupakan salah satu bahan makanan, favorit warga Serawai Bengkulu, termasuk di Kabupaten Seluma. Jenis umbut yang biasa dikonsumsi adalah umbut kelapa, kelapa sawit, rotan, pinang, dan lipai.

Salah satu tempat yang menjual Umbut Lipai di Kabupaten Seluma adalah di jalan raya Bengkulu-Manna, Desa Talang Tinggi Kecamatan Seluma Barat. Di warung milik Ita ini, menjual ratusan potong umbut lipai setiap hari, yang dibeli dari pemasok. Umbut Lipai dijual seharga Rp. 10.000 Rp. 15.000 perbatangnya.

“Kalau asalnya ini dari Padang, pagi pagi diantar kesini. Ada yang saya jual disini, ada juga yang saya jual ke Pasar Tais, Pasar Sembayat, dan Pasar Talo,” jelas Ita, Minggu (27/10/2019).

Setiap hari, Umbut Lipai yang dijual bisa mencapai puluhan hingga ratusan batang, ke pembeli langsung maupun penjual di pasar.

Umbut Lipai biasa dimasak dengan cara digulai santan, bersama bahan bahan lain seperti kacang panjang, jamur, ikan salai, dan kecombrang (Unji). Rasa umbut lipai berbeda dengan umbut jenis lain.

“Kalau rasanya ini agak pahit, beda dengan umbut lain seperti sawit yang rasanya manis,” jelas Ita.

Pembeli Umbut Lipai tak hanya berasal dari Kabupaten Seluma, ada juga yang berasal dari luar Kabupaten dan Provinsi Bengkulu.

“Banyak yang beli, ada dari Manna, ada juga yang mau pulang ke Jakarta mampir kesini. Bahkan ada yang menyangka umbut ini Lemang, karena bentuknya mirip,” jelas Ita yang sudah berjualan sejak beberapa tahun terakhir. [IT2006]