PedomanBengkulu.com, Bengkulu Kota – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)  Bengkulu menggelar rapat paripurna dalam agenda Penandatanganan Nota Kesepakatan Kebijakan Umum (KUA) APBD tahun 2020 dan PPAS Kota Bengkulu Tahun 2020, Selasa (12/11/2020).

“Selain Sumber Daya Manusia (SDM), Pemkot masih pokus ke infrastruktur, hal terbesar harapan masyarakat kota Bengkulu adalah infrastruktur, dalam tahun ini adalah penyempurnaan, karena yang dahulunya jalan masih banyak yang sempit sekarang sudah dilebarkan,” ujar Wali Kota Bengkulu, Helmi Hasan, Selasa (12/11/2019)

Helmi Hasan juga menerangkan, masih ada jalan-jalan lingkungan, gang jalan masyarakat yang masih perlu dianggarkan di tahun 2020.

“Tidak hanya itu rumah sakit sudah dijanjikan oleh pemerintah provinsi, dua tahun berturut-turut tidak kunjung juga, maka Pemkot ambil alih APBD Kota Bengkulu,” tambahnya.

Begitu juga dengan lampu jalan menjadi fokus Pemkot juga, studi kelayakan sudah kita lakukan, Pemkot sudah mencicilnya di tahun 2019 dengan anggaran 10 miliar dan ditahun sebelumnya juga, untuk ditahun 2020 tembus di 100 miliar.

“Jadi tidak ada lagi gang RT yang kemudian tidak ada lampu jalannya,” terangnya.

Untuk anggaran APBD Pemkot sangat terbatas dan tidak mungkin APBD kita dapat merespon setiap harapan dan keinginan masyarakat, maka pemerintah harus cerdas bukan hanya menyingkatkan sisi PAD tapi mengajak seluruh untuk terlibat.

“Karena kota ini bukan hanya DPR, bukan hanya kotanya kota Wali Kota, tetapi semuanya termasuk anak SD dan SMP, dan alhamdulillah itu sudah berjalan dengan baik kemudian menghasilkan,” tutup Helmi Hasan. [Soprian/Advetorial]