PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Bupati Rejang Lebong A Hijazi mengungkapkan untuk menciptakan Pilkada Rejang Lebong damai, bersih, jujur dan bebas money politics Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong akan membentuk tim khusus untuk mengawasi pelaksanaan Pemilu. Tim khusus tersebut nantinya diisi personil dari TNI Polri, Camat, Kades, Lurah hingga tokoh masyarakat.

“Pilkada Rejang Lebong ini akan berlangsung keras, untuk itu harus ada pengawasan yang ketat, jika hanya mengandalkan Bawaslu kita nilai mereka tidak akan sanggup karena personilnya terbatas. Nah tim khusus yang kita bentuk ini nantinya diisi dari berbagai kalangan baik dari TNI Polri maupun dari struktur di Pemda,” kata Bupati.

Salah satu tugas dari tim khusus pengawas Pemilu ini, menurut Bupati adalah mengawasi kandidat yang ikut dalam Pilkada 2020 agar tidak melakukan perbuatan-perbuatan curang untuk menang seperti dengan melakukan money politics atau membeli suara rakyat.

“Kita juga akan siapkan anggaran khusus untuk memberikan reward bagi masyarakat yang melakukan tangkap tangan terhadap pelaku money politics di Kabupaten Rejang Lebong. Kalau dalam pileg kemarin kita anggarakan Rp 10 juta untuk masyarakat yang berhasil menangkap pelaku money politics, dalam Pilkada ini akan kita upayakan lebih besar,” tutup Bupati. [Julkifli Sembiring]