PedomanBengkulu.com, Seluma – Kenaikan tarif layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang akan mulai diberlakukan 1 Januari 2020 mulai membuat masyarakat mengajukan penurunan kelas, termasuk di Kabupaten Seluma. Akan tetapi jumlah permintaan penurunan kelas saat ini belum terlalu signifikan.

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Seluma, Ricco Hanggara mengatakan, sejak adanya pengumuman kenaikan tarif layanan, sudah ada masyarakat yang mengajukan penurunan kelas.

“Sudah mulai ada yang mengajukan penurunan kelas dari kelas I dan kelas II,” jelas Ricco Hanggara (24/11/2019).

Ditambakan Ricco setiap pekan selalu ada permintaan penurunan kelas, namun jumlahnya tidak banyak.

“Kalau perubahan kelas di Seluma tidak terlalu banyak, sekitar 5 KK perminggu, karena Seluma wilayah lebih banyak yang diperbatasan. Kemungkinan banyak yang mengurus di kantor BPJS Manna (Bengkulu Selatan) dan Kota Bengkulu” jelas Rico Hanggara.

Adapun kenaikan tarif layanan BPJS Mandiri, yakni kelas I dari Rp 80.000 menjadi Rp 160.000, kelas II dari Rp 51.000 menjadi Rp 110.000, dan kelas III dari Rp 25.500 menjadi Rp 42.000. Kenaikan tarif tersebut diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 75 tahun 2019 tentang Perubahan Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2019 tentang Jaminan Kesehatan. [IT2006]