PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rejang Lebong Dharmansyah mengungkapkan bahwa saat ini tempat penampungan sampah (TPS) sementara masih berada di tengah Kota Curup yakni di kawasan Sukowati, Pasar Atas, Pasar Bang Mego serta di wilayah Kelurahan Timbul Rejo.

“Tempat penampungan sementara sampah ini, sering dikeluhkan warga karena berada di pemukiman. Untuk itu kita merencanakan di tahun 2020, TPS ini kita pindahkan ke terminal Taba Rena. Lokasi ini cukup jauh dari pemukiman dan sekarang belum terlalu berfungsi. Surat permohonan untuk menjadikan Terminal Tabarena ini jadi TPS sudah kita sampaikan ke Bupati,” kata Dharmansyah.

Ditambahkan Darmansyah, untuk mengumpulkan sampah warga, pihaknya memiliki mobil pick-up, truk amrol dan sepeda motor roda tiga serta puluhan unit gerobak sampah. Warga dihimbau agar mengumpulkan sampah rumah tangga di depan rumah masing-masing dan nantinya akan diangkut oleh petugas kebersihan.

“Jangan lagi membuang sampah ke selokan, aliran irigasi dan sungai, sampah-sampah rumah tangga kita minta agar dikumpulkan, masukkan ke dalam karung dan gantung saja di pagar rumah masing-masing, nanti petugas akan ambil untuk dibawa ke TPS,” kata Dharmansyah.

Sejauh ini volume sampah yang dibuang oleh masyarakat dari rumah tangga maupun pasar dalam 15 kecamatan di Rejang Lebong per harinya mencapai 39 ton.

Untuk mengangkut sampah buangan masyarakat ini, pihaknya menerjunkan ratusan petugas kebersihan dengan didukung 17 armada, terdiri dari truk, mobil pick-up, truk amrol dan sepeda motor roda tiga serta puluhan unit gerobak sampah.[Julkifli Sembiring]