PedomanBengkulu.com, Lebong – Berdasarkan hasil Rapat Pimpinan (Rapim) Evaluasi dan Pengawasan Realisasi Anggaran (TEPRA) Pemkab Lebong yang dibuka langsung Bupati Lebong H Rosjonsyah di Aula Graha Bina Praja Setda Lebong, Kamis (7/11/19). Terdapat empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemkab Lebong terhitung awal November 2019 masih mendapatkan rapor merah. Tentunya predikat tersebut disematkan karena keempat OPD tersebut belum optimal dalam penyerapan anggaran hingga 31 Oktober 2019.

Adapun keempat OPD tersebut meliputi, Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perhubungan (DPUPRP), dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lebong.

Menanggapi hal tersebut, Sekda Lebong Mustarani Abidin usai rapim menyampaikan, terkhusus untuk BKPSDM Lebong yang mendapatkan rapor merah, dikarenakan anggaran tes CPNS yang tidak dapat diserap sekaligus. Kemudian untuk anggaran JPTP, juga belum bisa terserap maksimal karena sampai saat ini belum ada lelang.

“Sedangkan di DPUPRP, memang pekerjaannya belum selesai dan belum bisa di bayarkan, otomatis penyerapan anggaran juga belum maksimal. Karena pembayaran akan dilaksanakan pada akhir Desember 2019. Biasanya DPUPRP disaat pekerjaan selesai biasanya dari merah langsung rapor biru,” beber Mustarani kepada awak media Kamis siang (7/11/19).

Begitu juga untuk RSUD Lebong maupun Disparpora, lanjut Mustarani, dirinya tetap menekankan kepada seluruh OPD untuk dapat bekerja lebih maksimal, termasuk serapannya. diminta untuk mengoptimalkan lagi dan jangan sampai penilaian serupa kembali terjadi.

“Hasil review kita tadi, tetap penekanannya pada kinerja seluruh OPD. Khusus Disparpora kita akan jadwalkan untuk pembahasan lebih lanjut,” tutupnya.[Supriyadi]