PedomanBengkulu.com, Bengkulu — Warga Desa Palak Bengkerung Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan Provinsi Bengkulu inisial AF (29) terpaksa mendekam di penjara Kepolisian Sektor (Polsek) Ratu Agung Kota Bengkulu setelah ditangkap Tim Opsnal Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ratu Agung karena diduga telah melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor jenis Yamahan Vixion di kawasan Jalan Sepakat 15 RT 31 RW 5 Kelurahan Sawah Lebar Baru Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu, Senin (11/11 2019) sekira pukul 12.00 WIB.

Kapolsek Ratu Agung Iptu Fajri Ameli Putra saat diwawancarai di Mapolsek Ratu Agung, Selasa (19/11/2019) menjelaskan, ketika itu korban memarkirkan sepeda motornya jenis
Yamaha Vixion warna hitam BD-5069-BU di depan kamar kosan korban. Kemudian korban pergi ke warung untuk berbelanja, setelah itu korban kembali ke kosan dan sontak korban terkejut karena sepeda motor kesayangannya sudah tidak ada lagi di tempat semula, kemudian korban melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Ratu Agung. Setelah mendapat laporan dari korban Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Ratu Agung bergerak cepat melakukan penyelidikan.

Dalam penyelidikan itu, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Ratu Agung mendapatkan informasi dari keluarga korban yang mengetahui keberadaan pelaku (kembali ke daerah asalnya). Atas informasi tersebut Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Ratu Agung kemudian pergi ke Desa Palak Bengkerung Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu Selatan tempat tinggal terduga pelaku. Pada saat dilakukan penangkapan, terduga pelaku sudah diamankan pihak keluarga korban dan dibawa ke Polsek Seginim. Kemudian Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Ratu Agung membawa terduga pelaku dari Polsek Seginim ke Polsek Ratu Agung untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut. Dari tangan terduga pelaku polisi mengamankan barang bukti, 1 unit sepeda motor yamaha Vixion warna hitam BD-5069-BU, 1 lembar STNK sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam BD-5069-BU.

“Terduga pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara,” jelas Kapolsek. [Anto]