Dempo Xler

PedomanBengkulu.com, Kota Bengkulu – Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Xler menyampaikan selamat Hari Guru Nasional (HGN) yang bertepatan dengan hari lahir organisasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kepada seluruh guru di Bengkulu.

Menurut Dempo, guru adalah profesi mulia yang berhak sejahtera karena memikul tanggung jawab utama dalam menjalankan amanah Undang-Undang Dasar 1945 yang menetapkan mencerdaskan kehidupan bangsa sebagai dasar Indonesia merdeka.

“Pemerintah selama ini sudah cukup konsen dalam upaya mensejahterakan para guru. Namun Gubernur tidak bisa bekerja sendiri. Melalui kursi legislatif, perjuangan untuk memenuhi seluruh harapan guru akan kesejahteraan, keamanaan dan peningkatan kompetensi tetap penting untuk kita kawal,” kata Dempo kepada jurnalis, Senin (25/11/2019).

Karena itu, kata Dempo, DPRD Provinsi saat ini sedang memperjuangkan kenaikan gaji dan tunjangan hari raya untuk ribuan guru honorer di Provinsi Bengkulu di APBD 2020.

“Kita dewan provinsi sedang memperjuangkan 3000 lebih honorer guru SMA se provinsi agar mendapatkan kenaikkan gaji honor dan tunjangan hari raya,” ungkap Dempo.

Ketua Barisan Muda Partai Amanat Nasional (BM PAN) Provinsi Bengkulu ini mengungkapkan, masa depan Bengkulu yang lebih baik dan lebih maju ditentukan oleh guru-guru yang saat ini memberikan ilmu kepada anak murid dan pelajar yang di bangku-bangku sekolah.

“Guru telah banyak memberikan sumbangsih untuk berbagai kemajuan di Bumi Rafflesia. Ini tak terbantahkan. Sudah banyak adik-adik kita yang berhasil dan meraih prestasi berkat kerja keras guru-guru mereka. Semoga kedepan guru-guru kita dapat lebih bersemangat dalam mengajar dan mendidik generasi kita,” kata Dempo.

Mantan Presiden BEM UNIB ini menambahkan, selain mulia, pada era teknologi saat ini pekerjaan guru juga merupakan profesi yang menantang. Sebab, kata dia, guru tidak lagi hanya dituntut untuk memiliki keahlian mengajar, tapi juga harus menghadapi pesatnya kemajuan perkembangan zaman terutama dalam hal kemajuan teknologi dan pengaruh globalisasi.

“Bengkulu sebagai provinsi yang berupaya memacu pertumbuhan ekonominya tentu membutuhkan tenaga terpelajar dalam jumlah yang besar. Disamping itu, sekarang sedang tumbuh sebuah generasi millenial yang dinamis. Peningkatan kualitas guru menjadi keniscayaan. Saya yakin ini bisa kita perjuangkan melalui kewenangan legislatif di Padang Harapan,” demikian Dempo. [AM]