PedomanBengkulu.com, Lebong – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Lebong berhasil meraih peringkat pertama sebagai sekolah Adiwiyata atau sekolah peduli dan berbudaya lingkungan tingkat Provinsi Bengkulu. Penetapan juara Adiwiyata itu berdasarkan SK Gubernur Bengkulu nomor A.403. DLHK tertanggal 28 Agustus 2019. Dimana dalam SK tersebut, SMAN 5 Lebong mendapatkan nilai 66,25, kemudian peringkat kedua diraih SDN 02 Kota Bengkulu dengan nilai 65,2. Selanjutnya peringkat ketiga ditempati SMPN 1 Kepahiang dengan perolehan nilai 65.

Keberhasilan SMAN 5 Lebong ini meraih juara pertama penghargaan bergengsi, ini juga tidak terlepas dari peran penting Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Lebong. Yang selama ini mendampingi SMAN 5 Lebong dalam merealisasikan sekolah yang ramah dengan lingkungan.

Alhamdulillah, perwakilan kita yakni SMAN 5 Lebong berhasil menjadi terbaik pertama berdasarkan penilaian tim Provinsi Bengkulu. Atas raihan itu, SMAN 5 Lebong berhak mewakili Provinsi Bengkulu untuk penilaian sekolah Adiwiyata tingkat nasional,” sampai Kepala DLH Lebong, Zamhari Bahrun kepada PedomanBengkulu.com Kamis siang (7/11/19).

Dikatakan Zamhari, setidaknya ada empat aspek penilaian dalam penetapan sekolah Adiwiyata. Pertama, meliputi aspek kebijakan sekolah berwawasan lingkungan. Kedua, aspek kurikulum sekolah berbasis lingkungan. Kemudian yang ketiga, aspek kegiatan sekolah berbasis partisipatif dan aspek keempat yakni, aspek pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan.

“Dari empat penilaian tim DLH Provinsi Bengkulu, SMAN 5 Lebong paling unggul dengan nilai 66,25. Setidaknya mereka tetap semangat mengikuti penilaian tingkat nasional nantinya,” demikian Zamhari.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 5 Lebong, Ferdiyan Midas mengucapkan terima kasih atas dukungan dan bimbingan DLH Lebong, hingga mereka mendapatkan predikat sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Bengkulu. Tentunya ini akan terus memotivasi pihaknya untuk menjaga lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, dan bebas polusi, tentunya sekolah yang hijau dan rindang.

‚ÄúSelain itu, saya mengucapkan terima kasih pada seluruh dewan guru dan anak didik SMAN 5 Lebong, yang ikut berpartisipasi dan komitmen menjaga keasrian lingkungan sekolah yang bersih, nyaman, rindang dan bebas asap pembakaran,” ucap pria yang akrab disapa Yayan ini.

Disinggung soal kesiapan untuk mengikuti penilaian tingkat nasional, Yayan menuturkan, bahwa pihaknya tetap optimis dan berusaha untuk membawa harum Kabupaten Lebong dan umumnya Provinsi Bengkulu.

“Optimis itu pasti, karena keluarga besar SMAN 5 Lebong memang dipenuhi orang-orang optimis,” tutupnya.[Supriyadi]

Kadis DLH Zamhari Bahrun