Pedomanbengkulu.com, Seluma – Kasus penyerangan hewan liar terhadap warga kembali terjadi di Kabupaten Seluma. Kali ini seorang kakek berinisial S-I (65), ditemukan tewas di jalan perkebunan kelapa sawit, Desa Tanjung Seluai Kecamatan Seluma Selatan, pada jum’at (15/11/2019) petang sekitar pukul 17.00 karena diserang beruang.

Informasi yang dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh dua orang warga bernama Yasirwan dan Ijal, yang sedang mencari babi hutan. Saat melintas dijalan, korban sudah ditemukan tergeletak dijalan dengan kondisi luka di kaki dan tangannya, serta dibagian kemaluan.

“Korban tergeletak bersimbah darah di jalan kebun kelapa sawit wilayah desa tanjung Seluai sudah dalam keadaan meninggal, dan korban di perkirakan meninggal akibat di seruduk babi hutan yang mengamuk,” jelas Kapolsek Seluma, Iptu Jonni Naibaho dalam keterangan resminya, Jum’at (15/11/2019).

Oleh warga dan pihak kepolisian, jenazah korban dibawa langsung ke rumah duka. Polisi kemudian langsung melakukan pemeriksaan di TKP korban ditemukan tewas.

“Untuk babi hutan yang sudah membunuh korban sudah di bunuh oleh warga desa Tanjung Seluai, dan untuk korban tidak dilakukan otopsi mayat atas permintaan dari keluarga korban. Keluarga dibantu masyarakat membawa korban kerumah duka” jelas Kapolsek.

Kasus penyerangan hewan manusia terhadap warga sebelumnya juga terjadi di Seluma. Hewan jenis beruang madu dilaporkan sudah menyerang warga di dua lokasi berbeda di Kabupaten Seluma . [IT2006]