PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Bagi pasangan kandidat calon bupati dan wakil bupati yang ingin maju dalam pelaksanan Pilkada Rejang Lebong tahun 2020 melalui jalur Independen, wajib memenuhi syarat minimal 20.334 dukungan KTP. Selain itu, persebaran dukungan tersebut juga minimal mewakili 8 kecamatan yang ada di wilayah Rejang Lebong. Hal ini disampaikan Anggota KPU Rejang Lebong Fahamsyah, Selasa (5/11).

“Kita di Rejang Lebong ini kan ada 15 kecamatan, nah persebaran KTP dukungan calon independen ini minimal mewakili 8 kecamatan dan bisa lebih,” ujar Fahamsyah.

Ditambahkan Fahamsyah, untuk jumlah dukungan per kecamatan sendiri tidak ditentukan, terpenting ada keterwakilan dukungan dari 8 kecamatan tersebut.

Sementara itu, untuk jumlah dukungan untuk calon perseorangan sendiri, minimal 10 persen atau lebih dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada pemilihan sebelumnya. Bagi calon perseorangan harus menyerahkan bukti dukungan dalam bentuk fotocopy KTP dan tahapan penyampaian dukungan tersebut ke KPU akan dimulai pada 11 Desember 2019 hingga 5 maret 2020.

“Untuk proses verifikasi adminsitrasi dan verifikasi faktual yang akan dilakukan KPU Rejang Lebong terhadap dukungan yang disampaikan calon perseorangan tersebut akan dilakukan di rentang Desember hingga Maret mendatang termasuk masa perbaikannya. Kapan waktunya? kita masih menunggu juknis, mulai dari tanggal berapa hingga tanggal berapa, namun verifikasi dilakukan di rentang waktu 11 Desember hingga 5 Maret 2020,” lanjut Fahamsyah.

U.tuk dukungan perseorangan, nanti akan ada formulir dan dalam satu formulir ditempeli dengan satu dukungan KTP. Sementara itu, untuk tahapan pelaksanaan Pilkada tahun 2020 mendatang saat ini masih dalam tahap persiapan launching.

“November ini kita akan launching Pilkada, kemudian sosialisasi tentang pencalonan perseorangan, pencalonan Parpol dan tahapan-tahapan lainya,” pungkas Fahamsyah.[Julkifli Sembiring]