PedomanBengkulu.com, Bengkulu Kota — Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) memperpanjang pendaftaran online untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) jaksa tahun 2019.

“Kejagung RI memperpanjang waktu pendaftaran online CPNS sampai tanggal 2 Desember 2019,” kata Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Bengkulu Marthin Luther saat di konfirmasi, Jumat (29/11/2019).

Marhtin Luther mengajak putra-putri Provinsi Bengkulu untuk bergabung di keluarga Adhiyaksa dengan mengikuti tes CPNS tahun ini.

“Adik sanak saudara ayo bergabung ayo bergabung dengan Kejaksaan,” ucap Marthin.

Sementara tim kesehatan dari Kejagung RI yang akan memeriksa para pelamar yang Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT) hingga kini belum ada yang turun.

“Untuk saat ini belum untuk di Kejaksaan Tinggi Bengkulu-nya,” terang Marthin.

Diketahui pembukaan CPNS Kejagung itu dibuka pada tanggal 11 November 2019 dengan formasi 5203 pegawai.

Formasi SMA/sederajat untuk pengawal tahanan dan Jaksa pengemudi pengawal dengan jumlah masing-masing 1000 jaksa, untuk jaksa sekitar 956 orang. Selebihnya tenaga kesehatan dan pengawal barang bukti dan lainnya. Sedangkan untuk jaksa di Provinsi Bengkulu sendiri untuk formasinya masih menunggu penetapan dari pusat.

Kriteria untuk menjadi seorang jaksa, harus memiliki Sumberdaya Manusia yang unggul dan kualifikasi mampu bekerja. Kejaksaan Agung mensyaratkan CPNS tidak memiliki kelainan orientasi seksual atau Lesbian, Gay, Biseksual dan Transgender (LGBT).

Kejaksaan Agung Republik Indonesia jumlah Jaksa ahli pratama mencapai 996 jaksa, disusul Jaksa pengolah data perkara dan putusan mencapai 569 Jaksa. Formasi tersebut merupakan lulusan D3 komputer, administrasi, pemerintahan, manajemen, sekretaris, perkantoran, dan komputer pranata, jaksa barang bukti dengan kuota 720 jaksa. [Anto]