PedomanBengkulu.com ,Lebong – Bukan hanya pendaftaran CPNS yang menggunakan sistem online. Ternyata, dalam perekrutan anggota Panitia Pengawas Pemilu tingkat kecamatan (Panwascam) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di kabupaten Lebong, juga memakai sistem pendaftaran online.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Lebong melalui laman web dan medsosnya, sudah mengumumkan dimulainya perekrutan anggota Panwascam, untuk Pilkada serentak 2020 di kabupaten Lebong. Perekrutan ini terbuka bagi putra putri terbaik Kabupaten Lebong untuk bergabung jajaran kepengawasan tingkat kecamatan. Menariknya, perekrutan 36 anggota Panwascam untuk 12 kecamatan ini, mulai pendaftaran dan seleksi tertulis nantinya sudah memakai sistem online.

“Pendaftaran berkas fisiknya memang diserahkan ke panitia atau Pokja yang ada di Kantor Bawaslu Lebong. Tapi perlu diingat, setiap pelamar juga harus mengisi pendaftaran sistem online melalui aplikasi Bawaslu,” ungkap Ketua Bawaslu Lebong Jefrianto SP kepada PedomanBengkulu.com Kamis (14/11/19) sore.

Dijelaskan Jefrianto, pendaftaran dibuka secara umum, dengan ketentuan yang ada. Misalkan usia minimal 25 tahun dan memiliki pengetahuan tentang kepemiluan dan pengawasan. Apalagi Panwascam tersebut berkewajiban serta berwenang, dalam mengawasi proses demokrasi selama Pilkada di tingkat Kecamatan. Untuk itu, mekanisme perekrutan saat ini sudah melalui sistem online. Baik itu pendaftaran maupun seleksi tertulis nantinya juga dengan sistem CAT.

“Memang mulai Pilkada 2020 sedikit berbeda dalam proses perekrutan Panwascam, selain pendaftaran nantinya peserta seleksi juga harus mengikuti tes tertulis secara online dengan menggunakan aplikasi Bawaslu,” jelasnya.

Perlu diketahui, lanjut Jefrianto, kenapa semua sistem perekrutan anggota Panwascam, dari awal sudah menggunakan sistem online. Selain untuk transfaransi dan integritas perekrutan, kedepannya bagi siapapun yang menjadi anggota Panwascam, dituntut menyampaikan laporan pengawasan dengan cepat.

“Apalagi dengan kemajuan teknologi saat ini, Bawaslu akan menggunakan aplikasi khusus untuk pelaporan pengawasan. Tentunya selain paham soal tufoksi kepengawasan, juga dituntut melek teknologi,” pungkasnya.

Dikutip dilaman web Lebongkab.Bawaslu.go.id, Tahapan pembentukan Panwascam dimulai dari kegiatan sosialisasi 6-12 November 2019. Selanjutnya, pengumuman pendaftaran pada 13 – 26 November 2019. Dilanjutkan pendaftaran dan penerimaan berkas pada 27 November – 3 Desember 2019. Penelitian kelengkapan berkas persyaratan administrasi pada 27 November hingga 3 Desember 2019. Berikutnya pengumuman perpanjangan waktu registrasi pada 5 Desember 2019.

Kemudian, Penerimaan berkas pendaftaran di masa perpanjangan waktu pendaftaran pada 6 – 10 Desember 2019. Penelitian administrasi berkas pendaftaran di masa perpanjangan pendaftaran pada 6 – 11 Desember 2019. Selanjutnya pengumuman hasil penelitian administrasi pada 12 Desember 2019.

Kemudian, Tanggapan dan masukan dari masyarakat pada 12-15 Desember 2019.
Tahapan tes tertulis dan wawancara pada 13-17 Desember 2019.
Dilanjutkan dengan pengumuman calon terpilih pada 18 Desember 2019. Terakhir, pelantikan panwas kecamatan pada 20-21 Desember 2019. [Supriyadi]