PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Walikota Bengkulu Helmi Hasan menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 di Masjid Syuhada Kelurahan Pengantungan Kecamatan Ratu Samban, Minggu (17/11/2019). Pada peringataan Hari Lahir Nabi Muhammad SAW tersebut, Helmi Hasan memberikan tausiah agama kepada jamaah Masjid Syuhada.

Walikota Bengkulu Helmi Hasan dalam tausiahnya mengajak masyarakat untuk mengamalkan sunnah Rasululllah SAW.

“Peringatan Maulid Nabi Muhhamad SAW bukan hanya kita memperingatinya saja, melainkan mengikuti apa yang dilakukan Rasulullah SAW beserta sahabat waktu dahulu. Misalnya Nabi Muhammad ketika makan dan minum tidak menggunnakan tangan kiri dan menggunakan tangan kanan saat makan dan minum. Hendaknya kita mengikuti dengan mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” ucap Helmi Hasan.

Selain itu, Helmi juga mengajak jamaah Masjid Syuhada untuk semangat dalam memakmurkan rumah ibadah.

“Saat itu kaki Nabi Muhammad SAW dicat warna merah, maka seluruh wilayah di Madinnah akan bewarna merah. Saat itu Nabi Muhhamad SAW menggedor rumah masyarakat untuk mengajak Sholat ke Masjid. Hal ini dilakukannya untuk memakmurkan masjid. Karena janji Allah SWT, barangsiapa yang memakmurkan rumah ibadah, maka Allah akan memberikan kemakmuran untuk suatu negeri. Allah turunkan keberkahan dari langit dan Allah keluarkan keberkahan dari bumi,” ucapnya.

Cara memakmurkan masjid, lanjutnya, dengan melakukan taklim wat ta’lum, dzikir ibadah, dakwah Illalah, sholat, berkhidmat dan melakukan hal yang mengundang karunia Allah.

“Pemkot Bengkulu sudah mengeluarkan surat edaran untuk rumah ibadah buka 24 jam. Selain itu, Pemkot juga sudah mengeluarkan edaran untuk melayani tamu selama 3 hari. Ajakan memuliakan tamu ini, dengan harapan Kota Bengkulu tercinta selalu mendapatkan pertolongan dari Allah, diturunkan keberkahan dari langit, dikeluarkan keberkahan dari bumi serta dihindarkan dari ancaman dan bahaya,” kata Helmi Hasan.

Lebih Lanjut, Helmi menuturkan momentum peringatan Maulid Nabi ini sebagai semangat kita untuk mengikuti semua apa yang dilakukan Nabi Muhammad SAW.

“Seperti gunakan jenggot ini merupakan sunnah Rasulullah SAW, menggunakan tongkat juga sunnah Rasullah SAW. Jikalau kita belum bisa mengamalkan sunnah Rasulullah SAW, toh jangan kita menghina orang yang sudah mengamalkan dengan menggunakan tongkat dan jenggot,” pungkasnya.

Sekedar informasi, pada peringatan Maulid Nabi di Masjid Syuhada, pengurus masjid menyediakan hidangan makan malam. Pada kesempatan itu, Walikota Helmi Hasan berkhidmad dengan menyeduhkan atau mengambilkan nasi untuk jemaah yang ingin makan. [Soprian/rilis]