Oleh: Mario

Bila berkunjung ke Provinsi Bengkulu, sepertinya tak afdal kalau tidak menengok Pantai yang berbaris panjang di Provinsi Bengkulu. Pantai yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.

Bengkulu memang menyimpan potensi wisata alam dan pantai yang cukup eksotik. Dengan luas 19.788,70 km2 membentang dari perbatasan Selatan dengan Provinsi Lampung, sebelah utara dengan Provinsi Sumatera Barat, sebelah timur dengan Provinsi Jambi dan Sumatera Selatan dan sebelah barat berbatasan langsung dengan Samudera Hindia.

Sayangnya, potensi wisata pantai yang juga sumber pendapatan pemerintah daerah setempat itu bakal terancam. Pasalnya, dari data yang terhimpun oleh Kanopi Bengkulu, atas laporan warga sekitar pantai, beberapa hari yang lalu telah ditemukan 5 ekor Penyu dalam keadaan mati membusuk di Pesisir Pantai Panjang Bengkulu.

Tentu saja potensi wisata Pantai saat ini terancam kelestarian alam dan lingkungannya. Akibat polusi dan pencemaran lingkungan di Provinsi Bengkulu sungguh akan berimbas pada kondisi wisata yang mengandalkan keindahan alam.

Di sisi lain, adanya perlakuan oleh oknum-oknum perusahaan yang tak bertanggungjawab membuang limbah hasil produksi ke dalam sungai dan laut tanpa difilter dahulu, sehingga mengakibatkan ekosistem aliran sungai yang menuju ke laut mulai terancam kealamiannya. Tentu saja hal ini akan menambah proses kerusakan keindahan Pantai.

Sementara itu, Komitmen Pemprov mewujudkan Bengkulu sebagai salah satu tujuan destinasi wisata jelas telah semakin digencarkan. Hal Ini patut kita syukuri, bahwa Bengkulu saat ini semakin dikenal.

Namun patut disadari bahwa promosi wisata saat ini hanya terlihat di sisi event dan perlombaan saja, padahal kita sendiri tahu bahwa potensi wisata di daerah-daerah seperti kabupaten kaur dan kabupaten lainnya juga memiliki potensi wisata yang lebih baik untuk dikelola secara serius oleh pemerintah, baik di dalam sarana-prasarana serta pembinaan masyarakat agar lebih sadar akan wisata.