PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Asisten Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu Yuliswani buka pelatihan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) melalui program CSR BRI Peduli. Kegiatan ini diikuti sebanyak 100 orang dari Provinsi Bengkulu.

Kegiatan yang digelar di Ballroom hotel Santika ini para peserta pelatihan UMKM mendapat pendidikan administrasi dan manajemen keuangan, akses perbankan hingga info pasar.

“Saat ini yang paling banyak dikeluhkan para UMKM itu adalah akses permodalan. Alhamdulillah kalau kita lihat materi yang akan disampaikan lengkap. Jadi di situ ada pendidikan administrasi, manajemen manajemen keuangan hingga akses permodalan,” ujar Yuliswani, Kamis (14/11/2019).

Yulis berharap, para pelaku umkm yang terpilih menjadi peserta dalam pelatihan ini dapat menyerap seluruh materi yang disampaikan oleh para pemateri atau narasumber. Kemudian dapat memberikan atau menularkan ilmu-ilmu yang didapat pada pelatihan ini kepada temen-temen para UMKM lainnya.

Dengan adanya pelatihan ini, tambahnya dapat memupuk rasa kewirausahaan yang lebih produktif. Sehingga nanti produksi dan pemasaran dapat meningkat. Karena pemasaran produk saat ini tidak hanya di dunia nyata tetapi bisa juga dijangkau melalui dunia maya .

“Pelatihan ini diselenggarakan Bank BRI untuk meningkatkan kapabilitas UMKM untuk go modern, go digital, go online dan go global,” terang Pimpinan Cabang BRI Kanca Bengkulu, Ismet Sarmen.

Dijelaskannya berbagai program CSR digelar dalam rangka HUT ke-124 Bank BRI untuk menunjukkan komitmen menjalankan peran sebagai agent of development.

Sehingga kehadirannya semakin memberikan kontribusi yang lebih besar pada ekonomi kerakyatan yang dihasilkan dari keselarasan antara kepentingan ekonomi, sosial dan lingkungan hidup. [Mario/rilis]