PedomanBengkulu.com, Lebong
Bertempat di Aula Setda Lebong, Rabu (13/11/19) digelar sosialisasi peraturan perundang-undangan, yang diikuti sejumlah perangkat desa dan masyarakat. Kegiatan sosialisasi ini juga memberikan ruang agar terwujudnya masyarakat yang lebih sadar hukum, dengan mengetahui aturan hukum dan menyebarkan informasi kepada masyarakat terkait produk hukum, baik itu Undang-Undang maupun peraturan daerah yang sudah disahkan.

Dibuka oleh Sekda Lebong Mustarani Abidin, acara yang digagas Bagian Hukum Setda Lebong tersebut juga melibatkan sejumlah narasumber berkompeten untuk menyampaikan sosialisasi hukum kepada perangkat desa dan masyarakat.

Salah satunya, Ketua Komisi I DPRD wilyan Bachtiar menyampaikan sosialisasi Perda Perlindungan Masyarakat Hukum Adat Jang dan Rencana Penyusunan Tim untuk Raperda BMA. Kemudian, Kanit Tipikor Reskrim Polres Lebong, Ipda Hardyansyah menyampaikan aturan tentang penggunaan dana desa. Begitu juga perwakilan Intelejen Kejari Lebong Hendrizal, juga menyampaikan tentang aturan lebih kepada pengawasan dana desa.

Sementara wakil Ketua Pengadilan Agama Lebong, H.M Jazuli menyampaikan materi terkait aturan dan undang-undang perceraian dan pernikahan dibawah umur. Kemudian Kabag Hukum Setda Lebong, Syabahul Adha dalam kesempatan itu juga memberikan materi tentang Perda Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pengendalian Peredaran Lem Aica, Tuak dan Zat Adiktif lainnya di Kabupaten Lebong.

Kepada PedomanBengkulu.com, Kabag Hukum Setda Lebong, Syabahul Adha mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut merupakan program rutin yang dilaksanakan pihaknya. Kegiatan itu juga, sebagai upaya penyebarluasan informasi produk hukum kepada masyarakat

“Diharapkan dengan adanya Sosialisasi ini, pemahaman hukum masyarakat akan meningkat sehingga tercipta masyarakat yang sadar hukum,” ucap Syabahul Kamis (14/11/19) pagi. [Supriyadi]