Pedomanbengkulu.com, Seluma – Setelah sebelumnya dinyatakan tidak lolos dalam seleksi calon kepala sekolah (Cakep), sebanyak 30 orang kepala sekolah di Kabupaten Seluma akan kembali mengikuti seleksi ulang. Seleksi dilakukan untuk kebutuhan mengisi jabatan kepala sekolah pada tahun 2020 mendatang.

“Tahun 2020 seluruh kepala sekolah wajib memiliki sertifikat cakep, maka 30 orang yang tidak lulus kami ikutkan kembali,” jelas Plt. Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Seluma Mirin Ajib, Sabtu (7/12/2019).

Adapun jumlah total kepala sekolah yang mengikuti penguatan d oleh Universitas Bengkulu dan Dinas Dikbud Provinsi Bengkulu adalah 140 orang, dari jumlah tersebut hanya 110 orang yang dinyatakan lulus dan berhak mendapat sertifikat calon kepala sekolah (Cakep). Saat ini sertifikat 110 kepala Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) tersebut sedang dibuat.

“Sertifikat 110 orang kepala sekolah yang lulus sedang dibuat,” jelas Mirin Ajib.

Sertifikat cakep merupakan salah satu syarat seorang guru menjadi kepala sekolah, selain persyaratan berupa pendidikan minimal S1 dan golongan IIId.

“Semua guru yang sudah memiliki sertifikat cakep dapat diangkat menjadi kepala sekolah,” jelas Mirin Ajib.

Sementara itu untuk kepala sekolah yang sudah menjabat selama 4 tahun, bisa kembali diperpanjang masa jabatannya jika memiliki prestasi. Namun jika tidak harus kembali menjadi guru biasa, baru diangkat kembali menjadi kepala sekolah. [IT2006]