Tampak Kadis dan Kabid Kearsipan didepan Gedung Arsip milik Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Lebong

PedomanBengkulu.com, Lebong – Menjelang pergantian tahun 2019, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kabupaten Lebong mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam jajajaran Pemkab Lebong, untuk mulai merapikan arsip masing-masing OPD. Jika memang ada beberapa arsip yang masuk dalam kategori dokumen penting, disarankan untuk mengamankan arsipnya di Gedung Arsip milik Dispersip Lebong yang berada di komplek Setda Lebong.

Kepala Dispersip Lebong, Drs Ahmad Gozali mengatakan, selain mengelola perpustakaan, pihaknya juga berperan untuk mengamankan seluruh arsip dan dokumen daerah.

Hal itu sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 43 tahun 2009 tentang kearsipan dan Peraturan Pemerintah Nomor 28 tahun 2012 tentang pelaksanaan, serta Kearsipan Nasional RI Nomor 38 tahun 2015 tentang pedoman pengawasan kearsipan.

“Salah satu landasan tufoksi kami yakni undang-undang dan aturan tersebut. Jadi kepada seluruh OPD bisa mengamankan sejumlah dokumen untuk disimpan di Gudang Arsip,” kata Gozali kepada PedomanBengkulu.com Rabu siang (11/12/19).

Ditambahkan Gozali, OPD dapat memilah semua dokumen negara dan arsip daerah yang wajib diamankan. Dengan terlebih dahulu memilah mana dokumen yang layak diamankan dan yang mana dokumen tidak penting, yang bisa dibuang atau dihanguskan.

“Untuk dokumen yang masuk kategori penting, bisa disimpan dan sewaktu-waktu diperlukan. Petugas kearsipan siap memberikan,” ungkapnya.

Jika perlu, lanjut Gozali, pihaknya dalam waktu dekat akan keluarkan surat edaran. Sebagai pengingat bagi seluruh OPD, agar dapat memanfaatkan fasilitas penyimpanan arsip yang memang sudah memenuhi standar keamanannya.

“Kita sudah miliki Gedung Arsip, kan sayang jika tidak dimanfaatkan. Selain dokumen aman, juga menghindari tercecernya dokumen jika masih menumpuk di OPD masing-masing,” demikian Gozali. [Supriyadi]