Pedomanbengkulu.com, Rejang Lebong – Antisipasi terjadinya longsor susulan di Desa Sinar Gunung Kecamatan Sindang Dataran, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rejang Lebong menempatkan 1 Unit alat berat di desa tersebut.

Kepala Bidang Tanggap Darurat BPBD Rejang Lebong Mustafa Lufi mengatakan, untuk saat ini, kondisi jalan yang sebelumnya tertimbun material longsor sudah berhasil diselesaikan.

“Sebelumnya sempat terjadi longosr susulan, sehingga kita masih menempatkan alat berat dilokasi tersebut. Ini untuk mengantisipasi terjadinya longsor kembali,” kata Mustafa, Senin (16/12/2019).

Menurutnya, dengan disiagaknnya alat berat dilokasi tersebut, pihaknya tinggal berkoordinasi dengan dengan aparat desa setempat, jika longsor kembali maka petugas tinggal turun kelapangan.

Baca: Longsor, Warga Desa Sinar Gunung Terisolir

Sementara itu, terkait dengan 12 rumah yang nyaris tergerus longsor, menurutnya, saat ini beberapa masih ditinggal kosong oleh pemiliknya, sedangkan sisanya sudah digeser dari posisi semula.

“Penghuni rumah sudah diungsikan, ada yang kerumah saudaranya, kemudian ada rumah yang posisinya digeser yakni dimajukan sedikit,” jelas Mustafa.

Mustafa juga menyampaikan, sejumlah wilayah di Rejang Lebong masih menjadi pantauan pihaknya, karena Rejang Lebong masuk daerah rawan tanah longsor.

Wilayah awan tanah longsor tersebut meliputi Kecamatan Bermani Ulu, Kecamatam Sindang Kelingi dan Kecamatan Sindang Dataran.

“Sejauh ini kita juga di beberapa wilayah sudah memiliki relawan bencana, sehingga apabila terjadi bencana dapat langsung bertindak cepat, mereka juga akan menyampaikan data-data awal kekita terjadinya longsor,” kata Mustafa.

Baca juga: BPBD Siapkan Opsi Relokasi 12 Rumah Terdampak Longsor

Pihaknya juga menghimbau kepada kalangan warga didaerah itu untuk mewaspadai terhadap potensi bencana longsor yang bakal terjadi, yakni dengan menghindari daerah-daerah lereng yang curam dan gembur.

Sebelumnya bencana longsor terjadi di Desa Sinar Gunung Kecamatan Sindang Dataran pada Selasa (10/12/2019) pagi sekira pukul 06.00 WIB, longsor menyebabkan jalan lintas antar kecamatan lumpuh total serta nyaris mengenari rumah warga. [Julkifli Sembiring]