PedomanBengkulu.com, Seluma – Upaya melakukan sosialisasi mengenai pemilihan umum, terus dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Seluma. Kali ini Bawaslu Seluma melakukan sosialisasi tatatp muka kepada kelompok masyarakat rentan, di hoter Arnanda Seluma, Minggu (01/12/2019).

Komisioner Bawaslu Republik Indonesia mengatakan, Rahmat Bagja dalam penyampaian materinya mengatakan, masyarakat harus bisa menolak dan mendeteksi setiap tindakan atau upaya pemberian politik uang. Money politik tak hanya diberikan dalam bentuk uang, meainkan juga barang barang ataupun sembako.

Selain itu, Rahmat Bagja juga mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan bla terdapat anggota Bawaslu ataupun Panwas yang diduga terlibat dalam tim sukses pada Pemilihan Umum 2020 mendatang.

“Silakan masyarakat umum kalau mau jadi timses, asal bukan merupakan anggota bawaslu, atau panwas. Kalau ada (anggota) yang terindikasi terlibat timses, laporkan pada kami, bisa diberhentikan.Walaupun merupakan aktivis, kami anggap bukan aktivis lagi sekarang, karena sudah menjadi penyelenggara pemilu,” jelas Rahmat Bagja.

Sementara itu ia juga mengajak masyarakat untuk ikut mengkiritisi kinerja penyelenggara pemilu, khususnya di daerah rentan.

“Silakan untuk dikritisi kinerjanya untuk pemuda, khususnya di wilayah rawan seperti di ulu talo,” jelas Rahmat Bagja.

Adapun dalam kegiatan ini, berbagai elemen kelompok masyarakat hadir, seperti Banser, Pemuda Muhamadiyah, Aisyah, hingga Kokam. [IT2006]