PedomanBengkulu.com, Rejang Lebong – Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Rejang Lebong, Rabu (19/12/2019), melaksanakan Pasar Murah yang dilaksanakan di halaman kantor Bupati Rejang Lebong. Dalam Kegiatan Oprasi pasar tesebut, Disperindag menggandeng pihak distributor dan Bulog maupun pelaku indusri kecil menegah.

Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi pada saat membuka kegiatan pasar murah tersebut mengapresisai sekaligus mengkritik kegiatan tersebut. Ia menilai inisiatif dari Dinas Perindag melaksanakan kegiatan pasar murah tersebut patut diapresisai, namun disisi lain lokasi yang dijadikan tempat kegiatan tidak tepat.

“Kegiatan pasar murah menjelang Natal dan Tahun Baru pantas dilakukan, sehingga tidak terjadi lonjakan harga terutama untuk sembako, namun lokasinya tidak tepat, karena diadakan di halaman Kantor Bupati. Saya kira sasarannya tidak tepat karena yang membeli kebanyakan para PNS, untungnya sekarang sudah pertengahan bulan, kalau dilaksanakan dibawah tanggal 5, saya yakin seluruh barang akan habis diborong PNS. Kedepanya kalau melaksanakan kegiatan pasar murah upayakan yang tempatnya mudah diakses oleh masyarakat,” kata Bupati.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Rejang Lebong, Dwi Purnamasari mengungkapkan, bahwa kegitan pasar murah ini dilaksanakan tanpa anggaran hanya kerjasama antara beberapa IKM dan Distributor dan kegiatan ini dilaksanakan mendadak.

“Kegiatan ini spontanitas, semua tenda-tenda yang digunakan juga tidak ada anggaranya. Untuk tahun depan, kita akan laksanakan ditengah masyarakat dan akan kita coba anggarkan untuk kegiatan seperti ini,” kata Dwi.

Ditambahkan Dwi, selain kegiatan pasar murah yang dilaksankan di halaman kantor Bupati, Disperindag juga akan melakukan oprasi pasar pada hari Sabtu (21/12/2019), di Kecamatan Sindang Dataran.

“Kita pilih wilayah Sindang Dataran untuk kegiatan oprasi pasar, karena kita menilai wilayahnya cukup jauh sehingga harga sembako lebih tinggi daripada di pasar. Untuk oprasi pasar ini kita akan bawa sembako, kita mengejar bola ke wilayah tersebut untuk membantu masyarakat,” jelas Dwi. [Julkifli Sembiring]