PedomanBengkulu.com, Bengkulu – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis akan adanya fenomena alam gerhana matahari cincin (GMC) di Indonesia pada Kamis (26/12/2019) mendatang.

Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bengkulu, mengimbau seluruh jajaran Kemenag Kabupaten/Kota di wilayahnya untuk menggelar salat sunah gerhana.

Kepala Kemenag Bengkulu, Bustasar, dalam suratnya tertanggal 20 Desember 2019 bahkan melampirkan tata cara salat sunah gerhana lengkap dengan alasan dan bacaannya.

Lihat juga : Ini Tata Cara Shalat Gerhana Bulan Total 28 Juli, Gerhana Bulan dan Politik Keniscayaan, dan Mencintai Allah Melalui Gerhana Matahari

GMC terjadi saat matahari, bulan, dan bumi tepat segaris dimana piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil dibandingkan piringan matahari.

Puncak gerhana akan ditandai dengan bentuk matahari yang seperti cincin, gelap di tengah, namun terang di pinggiran.

Tak hanya di Indonesia, GMC juga akan melewati Arab Saudi, Qatar, Uni Emirat Arab, Oman, India, Srilangka, Samudra India, Singapura, Malaysia, dan Samudra Pasifik.

Selain itu juga dapat diamati sebagian di Afrika bagian timur, seluruh wilayah Asia, Samudera India, Australia bagian utara, dan Samudera Pasifik berupa Gerhana Matahari Sebagian.

Di Indonesia sendiri, GMC akan melewati 25 kota dan kabupaten di Indonesia, diantaranya Sinabang, Singkil, Sibolga, Pandan, Tarutung, Padang Sidempuan, Sipirok, Gunung Tua, Sibuhuan, Pasir Pengaraian, Dumai, Bengkalis, Siak Sri Indrapura, Selat Panjang, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Batam, Bandan Seri Bentan, Mempawah, Singkawang, Sambas, Bengkayang, Putussibau, Tanjungselor, dan Tanjungredep.

Simak juga : 3 Alasan Nikmati Gerhana Matahari di Bengkulu dan Jangan Lihat Gerhana Matahari Dengan Mata Telanjang

Prediksinya, GMC sebagian di Indonesia akan dimulai pukul 12.15 WIB, puncaknya pukul 12.17 WIB dan berakhir pada pukul 12.19 WIB. Di Pulau Jawa GMC akan terlihat dengan jangkauan 70 hingga 80 persen.

Beberapa efek akan menyertai GMC. Diantaranya mengganggu gravitasi bumi atau saat GMC terjadi akan terjadi adalah gelombang tinggi di sekitar pantai.

Kemudian GMC juga akan menghambat pemanasan dan ionisasi di lapisan atmosfer Bumi yang menimbulkan gangguan sinyal telekomunikasi, dan mengganggu kesehatan mata bisa disaksikan secara langsung. [Soprian Ardianto]